Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Bandang di Tanah Datar

mediaindonesia.com
18 jam lalu
Cover Berita

GUBERNUR Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri langsung proses pemasangan pipanisasi air bersih bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Jorong Muaro Ambius, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (17/1).

Wilayah tersebut sebelumnya dilanda banjir bandang pada akhir November 2025 lalu, yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta fasilitas penyediaan air bersih. Kehadiran Gubernur Mahyeldi menjadi bentuk dukungan moril sekaligus penguatan semangat gotong royong dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Gubernur Mahyeldi menyampaikan program pipanisasi air bersih ini difasilitasi oleh Badan Pengelola Wakaf Rangkiang Peduli Negeri (RPN). Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu pemulihan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca juga : Kebutuhan Pengungsi Banjir Sumatra Berkembang, Bantuan Diharapkan Menyesuaikan

“Pemulihan pascabencana di Sumatera Barat bisa berjalan lebih cepat karena adanya kebersamaan seperti ini. Bantuan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari berbagai lembaga dan sesama masyarakat. Inilah kekuatan gotong royong yang harus terus kita jaga,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Sementara itu, Ketua Rangkiang Peduli Negeri (RPN) Sumbar, Zeng Welf menyampaikan total donasi yang berhasil dihimpun RPN untuk membantu daerah terdampak bencana mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Sebagian dari dana tersebut dialokasikan untuk penyediaan pipanisasi air bersih di Jorong Muaro Ambius.

Proses pengerjaan pipanisasi dilakukan dengan melibatkan relawan pendamping serta masyarakat setempat secara bergotong royong. Seluruh pipa yang dipasang merupakan hasil wakaf para wakif yang dikoordinir melalui Lazisku dan Lazismu, kemudian dipercayakan kepada RPN untuk pelaksanaannya.

Baca juga : Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Tanah Datar Meningkat

“Alhamdulillah, hingga saat ini terdapat sekitar 50 NGO dari luar Sumatera Barat yang menyalurkan donasi melalui RPN. Total donasi yang terkumpul kurang lebih berjumlah Rp1,5 miliar,” ungkap Zeng Welf.

Disisi lain, perwakilan masyarakat setempat, Jon Simamora (53 th) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat pascabencana.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada RPN, para donatur, dan Bapak Gubernur Buya Mahyeldi yang hadir langsung di tengah masyarakat. Kehadiran beliau memacu semangat kami untuk bangkit dan menata kehidupan kembali,” ujarnya. (H-2)
 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Bikin Rel Tak Bisa Dilintasi, KRL ke Tj Priok Setop Sementara
• 11 jam laludetik.com
thumb
Wamentrans Viva Yoga Ungkap 4 Mandat Presiden Prabowo, Transmigrasi Tak Sekadar Pindah Penduduk
• 30 menit laluliputan6.com
thumb
Broken Strings Aurelie Moeremans Viral, Megan Domani Beri Dukungan untuk Calon Kakak Ipar: Aku Semangatin
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Deretan Pemain Keturunan di Asia Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia Jelang ASEAN Cup 2026
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Sudah Waktunya Juventus Bawa Pulang Emil Audero? Suporter Italia Ngamuk dengan Ulah Mattia Perin di Laga Kontra Cagliari
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.