Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya pada Minggu, 18 Januari 2026, menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah wilayah ibu kota.
Berdasarkan update BPBD DKI Jakarta hingga pukul 9.00 WIB, tercatat 35 Rukun Tetangga (RT) dan 23 ruas jalan terdampak genangan.
Genangan terparah terjadi di Jakarta Barat dengan 17 RT tergenang, tersebar di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Jelambar, dan Tegal Alur. Ketinggian air bervariasi antara 25 hingga 60 sentimeter, dipicu oleh curah hujan tinggi.
Di Jakarta Pusat, banjir merendam 13 RT di Kelurahan Serdang dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Sementara di Jakarta Timur, genangan terjadi di dua RT, masing-masing di Kelurahan Cakung Barat dengan ketinggian 60 sentimeter dan Kelurahan Rawa Terate setinggi 40 sentimeter.
Wilayah Jakarta Utara turut terdampak dengan tiga RT tergenang, meliputi Kelurahan Ancol serta Pademangan Barat, dengan ketinggian air berkisar 25 hingga 30 sentimeter.
Selain permukiman, banjir juga mengganggu aktivitas lalu lintas. Sebanyak 23 ruas jalan tergenang, dengan genangan tertinggi mencapai 70 sentimeter di Jalan Karang Bolong Raya, Ancol, serta 60 sentimeter di Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan. Sejumlah ruas strategis di Jakarta Utara dan Jakarta Barat terpantau masih tergenang hingga pagi hari.
BPBD DKI Jakarta juga mencatat adanya pengungsian warga di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat. Sebanyak 12 kepala keluarga atau 29 jiwa mengungsi di RPTRA Alur Anggrek akibat rumah mereka terdampak genangan.
Dalam upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau genangan, serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna melakukan penyedotan air dan memastikan sistem drainase berfungsi optimal. BPBD menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat.
Editor: Redaksi TVRINews


