FAJAR, JAKARTA- Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono mendatangi keluarga penumpang pesawat ATR 42-500 yang hingga kini masih dalam proses pencarian.
Kehadiran Menteri Trenggono bersama Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Ashaf Herdiawan tersebut menjadi bentuk empati, dukungan moril, serta kepedulian.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada malam hari itu, Menteri Trenggono menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa pesawat milik PT Indonesia Air Transport (IAT) tersebut.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut merasakan duka dan kegelisahan yang dirasakan keluarga penumpang.
Pesawat ATR 42-500 diketahui membawa pegawai KKP yang sedang menjalankan tugas pemantauan udara di wilayah Sulawesi Selatan. Pesawat dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, dan hingga saat ini masih dalam upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
“Pesawat dicarter dalam rangka tugas patroli di wilayah maritim,” katanya.
Menteri Trenggono menyampaikan bahwa KKP berkomitmen untuk terus memantau perkembangan proses pencarian secara intensif serta memastikan informasi terbaru disampaikan secara transparan kepada keluarga. KKP juga terus berkoordinasi dengan Basarnas, Kementerian Perhubungan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta pihak-pihak terkait lainnya.
“Kami hadir untuk menyampaikan bahwa keluarga tidak sendiri. Pemerintah terus berupaya maksimal agar proses pencarian berjalan optimal, dan kami akan terus mendampingi keluarga,” imbuhnya.(fit)




