jpnn.com - TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) ke lokasi pesawat ATR 42-500 jatuh di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Prajurit Kopasgat tersebut dikerahkan menggunakan helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8.
BACA JUGA: Ini Serpihan Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak yang Ditemukan Tim SAR
Tim SAR Gabungan menunjukkan serpihak pesawat ATR 42-500 di sekitar lokasi kecelakaan jatuhnya pesawat naas tersebut di wilayah Taman Nasional Bantimurung-Bulsaraung Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi BPBD Makassar.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyebut titik jatuh pesawat tersebut diketahui berada di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.
BACA JUGA: Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Ternyata Eggi Sudjana Kirim Surat Sebelum Kasusnya SP3
"Menindaklanjuti temuan tersebut, TNI AU segera menurunkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dan satu personel Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) menggunakan helikopter H225M Caracal ke lokasi," ujar Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Kadispenau mengatakan para prajurit Korpasgat tersebut segera menyiapkan langkah awal proses evakuasi saat tiba di titik pesawat jatuh.
BACA JUGA: Keputusan Menbud Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Cagar Budaya Keraton Surakarta Dinilai Tak Sesuai Aturan
TNI AU juga menerjunkan personel gabungan yang terdiri atas prajurit Lanud Sultan Hasanuddin, Yon Parako 473 Korpasagat, dan Yon Arhanud 23 Korpasgat melalui jalur darat.
"Tim darat tersebut bergabung dengan unsur SAR lainnya serta masyarakat setempat untuk memperkuat upaya pencarian dan evakuasi," tuturnya.
Dia memastikan TNI AU berkomitmen untuk terus mendukung proses evakuasi serta membantu otoritas terkait dalam penanganan lanjutan.
Sebelumnya, pada 17 Januari 2026, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengonfirmasi kabar pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang mengangkut 11 orang telah dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.(ant/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)