PT TransJakarta melakukan sejumlah penyesuaian operasional, khususnya rute bus akibat cuaca ekstrem dan banjir pada beberapa titik di Jakarta.
"Sehubungan dengan cuaca ekstrem dan banjir di beberapa titik, kami melakukan penyesuaian operasional, rute terdampak genangan berhenti beroperasi atau belum beroperasi," kata Kepala Departemen Humas & CSR Transjakartaya Ayu Wardhani , dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (18/1).
Untuk rute yang berhenti beroperasi atau belum beroperasi yaitu:
- Bus Rapid Trans (BRT) Koridor 2, 2A, 7F, 12, dan 14.
- Mikrotrans yang berhenti beroperasi adalah JAK.01, JAK.05, JAK.10, JAK.110A, JAK.112, JAK.113, JAK.115, JAK.118, JAK.120, JAK.13, JAK.15, JAK.24, JAK.27, JAK.29, JAK.33, JAK.52, JAK.59, JAK.60, JAK.61, JAK.76, JAK.77, JAK.78A, JAK.78B, JAK.79, JAK.80, JAK.87.
- Non-BRT/Rusun: 12A, 12B, 12C, 12P, 14A, 14B, 1A, 1W, 2B, 3B, 3C, 3D, 3E, 9F.
Rute yang diperpendek atau direkayasa yaitu:
- BRT Koridor 10 (Tanjung Priok - PGC arah Cempaka Putih), Koridor 5 (Kampung Melayu - Jembatan Merah), Koridor 9: Karena genangan di Kali Grogol & Jembatan Tiga
- Non-BRT/Rusun 2H (Sampai Bus Stop Honda Letjen Suprapto).
- Pengalihan rute Mikrotrans: JAK.08, JAK.09, JAK.100, JAK.102, JAK.30, JAK.37, JAK.40, JAK.56, JAK.58, JAK.71, Non-BRT/Rusun: 5M
Ayu juga mengimbau kepada pelanggan untuk menyesuaikan kembali jadwal dan rute perjalanan dan tetap pantau kondisi layanan terkini dengan pembaruan seketika (real-time) melalui aplikasi TJ: Transjakarta atau akun media sosial resmi Transjakarta.
"Kami akan terus memperbarui informasi segera setelah jalur dapat dilalui kembali secara normal," kata Ayu.



