Evakuasi Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 di Medan Ekstrem, Pangdam Sebut Visibilitas Sangat Terbatas dari Puncak Bulusaraung

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, PANGKEP– Proses evakuasi jenazah di lokasi kejadian masih menghadapi kendala berat akibat medan ekstrem dan cuaca buruk.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyebutkan, hujan disertai kabut tebal membuat jarak pandang tim SAR sangat terbatas.

“Tim berusaha keras untuk menaikkan karena posisinya di bawah tebing yang curam sekitar 200 meter dan sangat curam jadi butuh perjuangan yang cukup keras, dan kondisi hujan dan kabut tebal jadi visibilitas kita sangat terganggu,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi jenazah masih berlangsung dan menghadapi kendala medan yang sangat berat.

“Tim kami berusaha keras untuk menaikkan jenazah karena posisinya berada di bawah tebing yang sangat curam,” jelasnya.

Selain medan ekstrem, kondisi cuaca juga menjadi hambatan utama dalam proses evakuasi.

“Kondisi hujan dan kabut tebal membuat visibilitas sangat terganggu. Saat ini tim masih berjuang keras untuk membawa jenazah yang sudah dimasukkan ke dalam kantong jenazah,” tambahnya.(fit)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pep Guardiola Akui MU Main dengan Energi Berbeda di Bawah Arahan Michael Carrick
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Video: Bersatu Dalam KUB, BPD Perkuat Modal dan Dorong Ekonomi Daerah
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BRI Super League: Kabar Buruk, Arema FC Kehilangan Luiz Gustavo sampai Akhir Musim
• 20 jam lalubola.com
thumb
Banjir di Semarang Bikin 38 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan, Begini Cara Pengembalian Bea Tiket 100 Persen
• 14 jam lalumerahputih.com
thumb
Kasih Paham Rahasia Zonasi TheoTown, Bisa Bangun Kota Rapi dan Minim Masalah
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.