FAJAR, PANGKEP– Proses evakuasi jenazah di lokasi kejadian masih menghadapi kendala berat akibat medan ekstrem dan cuaca buruk.
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyebutkan, hujan disertai kabut tebal membuat jarak pandang tim SAR sangat terbatas.
“Tim berusaha keras untuk menaikkan karena posisinya di bawah tebing yang curam sekitar 200 meter dan sangat curam jadi butuh perjuangan yang cukup keras, dan kondisi hujan dan kabut tebal jadi visibilitas kita sangat terganggu,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi jenazah masih berlangsung dan menghadapi kendala medan yang sangat berat.
“Tim kami berusaha keras untuk menaikkan jenazah karena posisinya berada di bawah tebing yang sangat curam,” jelasnya.
Selain medan ekstrem, kondisi cuaca juga menjadi hambatan utama dalam proses evakuasi.
“Kondisi hujan dan kabut tebal membuat visibilitas sangat terganggu. Saat ini tim masih berjuang keras untuk membawa jenazah yang sudah dimasukkan ke dalam kantong jenazah,” tambahnya.(fit)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475868/original/008885000_1768666178-arema.jpg)

