Tim DVI Polri Ambil Sampel Keluarga Pramugari Korban Pesawat Jatuh

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANDUNG - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengambil data ante mortem terhadap dua keluarga korban Pesawat ATR 42-500, yang jatuh seusai menabrak lereng Gunung Bulusaraung di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kedua sampel data yang diuji ante mortem yakni, M Khaerul, adik kandung dari Co Pilot Farhan Gunawan dan keluarga korban pramugari Pesawat ATR 42-500 Esther Aprilita S.

BACA JUGA: Soal Penyebab Kecelakaan Pesawat ATR, Menko AHY Bilang Begini

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menuturkan, tim DVI sudah mendatangi pihak keluarga dan dilakukan pengambilan sampel.

"Salah satu dari manifest pesawat ATR 400 yang jatuh atas nama Esther Aprilita," kata Hendra saat dihubungi, Minggu (18/1).

BACA JUGA: KAI Batalkan 38 Perjalanan KA, Begini Cara Untuk Refund Tiket

Menurutnya, alamat kelurga korban berada di daerah Caringing, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Saat ini tim DVI Jabar di kediaman tersebut untuk mengambil data ante Mortem dan DNA pembanding dari keluarganya," ujar Hendra.

BACA JUGA: Jangan Sebar Info Tak Jelas soal Pesawat Hilang di Maros

Sebelumnya, serpihan berupa badan, ekor dan jendela pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport telah ditemukan Tim SAR gabungan di kawasan lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, pada Minggu pagi. Pesawat dipastikan menabrak lereng gunung sehingga meledak dan hancur.

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, mengatakan insiden ini dikatergorikan sebagai controlled flight into terrain (CFIT).

"Jadi memang pesawat menabrak bukit atau lereng gunung, sehingga terjadi beberapa pecahan atau serpihan pesawat akibat terjadinya benturan," kata Soerjanto Tjahjono saat konferensi pers di media center area kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Soerjanto menjelaskan, dalam kategori CFIT, kondisi pesawat sebenarnya masih bisa dikendalikan oleh pilot, tetapi karena sesuatu hal pesawat menabrak bukit atau lereng gunung.

"Jadi memang kami mengkategorikan sebagai controlled flight into terrain. Pesawatnya masih bisa dikontrol oleh pilotnya tapi menabrak tapi bukan sengaja menabrak (lereng gunung)," tegasnya.

Pesawat nomor PK-THT sewaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu hilang kontak pada Sabtu siang (17/1). Pesawat rute Yogyakarta-Makassar membawa sepuluh orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang. (mcr27/jpnn)


Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menhan Lantik 12 Tenaga Ahli DPN, Ada Noe Letto dan Anak Hotman Paris
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Jemaah Haji Diminta Tak Foto di Depan Ka bah, Kemenhaj: Fokus Ibadah, Manfaatkan Momentum Berhaji
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta Akibat Banjir
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Rumah Pegawai KKP Hilang Kontak di Pesawat ATR 42-500 Dipasangi Tenda
• 4 jam laluidntimes.com
thumb
Sambal Tumpang: Hidup Baru Setelah Masa Puber
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.