TYRANNOSAURUS rex (T-Rex) dikenal sebagai predator puncak paling menakutkan di era dinosaurus. Rahangnya yang luar biasa kuat membuatnya seolah tak terkalahkan. Namun, penemuan fosil terbaru justru mengungkap fakta mengejutkan: tidak semua serangan T-Rex berujung pada kematian mangsanya.
Melansir laporan National Geographic, para paleontolog menemukan bukti bahwa beberapa dinosaurus herbivora mampu lolos, bertahan hidup, bahkan sembuh setelah mengalami serangan langsung dari sang raja dinosaurus.
Jejak Luka Gigitan yang SembuhBukti paling kuat berasal dari fosil Edmontosaurus, dinosaurus herbivora berparuh bebek. Pada bagian ekornya ditemukan bekas gigitan besar yang cocok dengan pola gigi T-Rex.
Baca juga : 5 Spesies yang Mungkin Lebih Kuat dan Mampu Mengalahkan T-Rex dalam Pertarungan
Menariknya, laporan National Geographic Indonesia menunjukkan adanya pertumbuhan tulang baru di area luka tersebut. Hal ini menandakan bahwa Edmontosaurus tidak langsung tewas saat diserang, melainkan berhasil melarikan diri dan hidup cukup lama hingga lukanya mengeras dan sembuh secara alami.
Temuan ini memberikan perspektif baru bahwa T-Rex tidak selalu sukses dalam berburu. Kecepatan lari mangsa, ukuran tubuh besar, serta struktur ekor dan tulang menjadi faktor penting yang menentukan kelangsungan hidup di akhir Zaman Kapur.
Rahasia “Cakar Ketiga” T-RexBerdasarkan data dari American Museum of Natural History (AMNH), kekuatan utama T-Rex memang terletak pada rahangnya yang mampu menghancurkan tulang. Namun, aspek lain yang sering diperdebatkan adalah lengan kecilnya yang memiliki dua cakar fungsional.
Baca juga : Bagaimana Dinosaurus Predator Bisa Berjalan Dengan Dua Kaki
Penelitian tentang struktur sisa yang kerap disebut sebagai “cakar ketiga” menunjukkan bahwa meski lengannya pendek, otot T-Rex sangat kuat untuk mencengkeram mangsa dari jarak dekat.
Meski begitu, jangkauan lengan yang terbatas justru menjadi celah. Dinosaurus herbivora berukuran besar atau berekor kuat kerap mampu melepaskan diri dari serangan awal.
Dinosaurus Herbivora yang Mampu MelawanSpesies seperti Triceratops dan Ankylosaurus memiliki perlindungan alami yang luar biasa. Tanduk tajam dan gada ekor keras berfungsi sebagai senjata balasan yang dapat melukai titik vital T-Rex.
Serangan balik semacam ini diyakini cukup membuat T-Rex melepaskan cengkeramannya atau bahkan mengurungkan niat berburu.
Kegagalan Predator Puncak di Alam PurbaPara paleontolog menegaskan bahwa tingkat keberhasilan berburu predator besar di alam tidak pernah mencapai 100 persen. Meski T-Rex memiliki penglihatan binokular tajam dan indra penciuman luar biasa, kegagalan tetap mungkin terjadi.
Faktor seperti medan berburu, stamina mangsa, hingga kesalahan perhitungan saat menerjang sering menjadi alasan mengapa dinosaurus herbivora bisa lolos dari maut. (National Geographic Indonesia/American Museum of Natural History (AMNH)/Z-10)



