Imbas Banjir Jakarta dan Pekalongan: 82 Perjalanan KA & 8.615 Tiket Dibatalkan

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terpaksa membatalakkan 82 perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. Ini disebabkan banjir yang mengganggu operasional pada jalur kereta.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan dampak faktor alam di luar kendali operasional perusahaan. Mereka mengutamakan keselamatan pelanggan dan petugas dalam setiap pengambilan keputusan.

“Dalam kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan genangan dan banjir di lintasan maupun emplasemen, KAI mengambil langkah pengamanan maksimal, termasuk pembatalan dan pengaturan perjalanan kereta api. Seluruh keputusan ini diambil semata-mata untuk menjaga keselamatan pelanggan dan mencegah risiko yang lebih besar,” kata Bobby lewat keterangannya, Minggu (18/10).

Daop 4 Semarang

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, untuk wilayah Daop 4 Semarang, banjir terjadi pada petak jalan antara Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi di Km 88+900 hingga Km 89+100 yang berdampak pada jalur hulu dan hilir.

"Gangguan dipicu luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan akibat hujan berintensitas tinggi dan berdurasi panjang. Saat ini, perjalanan kereta api di lokasi tersebut hanya dapat dilalui melalui satu jalur hulu dengan pengamanan ketat, termasuk penggunaan lokomotif BB304, sambil menunggu kondisi lintasan dinyatakan aman," ujarnya Anne Purba.

Gangguan di lintas Pekalongan–Sragi bermula pada Jumat (16/1) dini hari saat banjir mulai menggenangi emplasemen Stasiun Pekalongan dan menimbulkan rintang jalan.

Upaya penanganan dilakukan secara bertahap melalui penambahan balas dan pengangkatan jalur rel. Namun, hujan lebat kembali terjadi pada malam hari hingga Sabtu (17/1) dini hari yang menyebabkan luapan Sungai Bermi dan limpasan Sungai Meduri sehingga jalur rel terendam hingga sekitar 23 sentimeter.

Pada Minggu pagi, kondisi diperberat dengan jebolnya tanggul sungai yang memicu banjir di titik baru Km 89+100. Penanganan dilakukan berpacu dengan kondisi alam, termasuk hujan yang masih berlangsung serta pengaruh pasang laut di pesisir utara Jawa.

Daop 1 Jakarta

Sementara itu, di wilayah Daop 1 Jakarta, genangan air terpantau di sejumlah lokasi operasional, meliputi emplasemen Stasiun Kampung Bandan, petak jalan Jakarta Kota–Tanjung Priok, emplasemen Jakarta Gudang, emplasemen Jakarta Kota, serta emplasemen Sungai Lagoa.

Hujan deras sejak dini hari menyebabkan ketinggian air di beberapa titik sempat mencapai sekitar 10 sentimeter dari kepala rel. Untuk menjaga keselamatan perjalanan, KAI memberlakukan pembatasan kecepatan, pemasangan semboyan pengamanan, serta pengaturan dan rekayasa operasional perjalanan kereta api dan layanan Commuter Line.

82 Perjalanan Kereta Dibatalkan

Sepanjang periode Jumat, 16 Januari hingga Minggu, 18 Januari 2026, total perjalanan kereta api antarkota di wilayah Jawa tercatat sebanyak 593 perjalanan. Dari jumlah tersebut, KAI melakukan pembatalan 82 perjalanan kereta api antarkota, dengan rincian 21 perjalanan dibatalkan pada Jumat (17/1) dan 61 perjalanan dibatalkan pada Minggu (18/1).

Selain itu, 17 perjalanan kereta api diberlakukan pola operasi memutar melalui lintas Cirebon–Kroya–Yogyakarta–Solo guna menghindari lintasan terdampak banjir.

Selama periode tersebut, KAI juga mencatat 76 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dengan rata-rata kelambatan sekitar 240 menit.

Hingga Minggu siang, 51 perjalanan kereta api keberangkatan Jumat (17/1) masih dalam perjalanan dan belum mencapai tujuan. Adapun kelambatan tertinggi tercatat pada KA 260B (KA Tawang Jaya relasi Pasar Senen–Semarang Poncol) dengan keterlambatan 445 menit untuk keberangkatan, serta KA 21A (KA Argo Muria relasi Semarang Tawang–Gambir) dengan keterlambatan 484 menit untuk kedatangan.

Untuk layanan angkutan barang, KAI membatalkan 16 perjalanan kereta api barang, termasuk pada relasi Kalimas Surabaya–Tanjung Priok.

8.615 Tiket Dibatalkan

Sementara pada layanan Commuter Line Jabodetabek, KAI memberlakukan rekayasa operasional dengan membatalkan sebagian relasi sebagai langkah pengamanan keselamatan perjalanan.

Hingga Minggu (18/1) pukul 08.00 WIB, jumlah pembatalan tiket Kereta Api Jarak Jauh yang tercatat mencapai 8.615 tiket. Pembatalan dilakukan oleh pelanggan seiring adanya pembatalan perjalanan dan rekayasa operasional akibat kondisi banjir.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta memastikan bahwa setiap kebijakan operasional diambil berdasarkan evaluasi teknis menyeluruh dan kondisi riil di lapangan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jordi Cruyff Resmi Jadi Direktur Teknik Ajax
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Departemen Kesehatan AS Memulai Penelitian Radiasi Ponsel Terhadap Kesehatan
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Terpopuler: Justin Hubner Menikah dengan Jennifer Coppen, Federico Barba Murung
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Akan Temui Raja Charles III, Prabowo Bakal Bahas Pelestarian Lingkungan
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Reaksi Para Pemimpin Eropa soal Ancaman Tarif 25% Trump Terkait Greenland
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.