HARIAN FAJAR, PANGKEP- Jenazah berjenis kelamin laki-laki yang merupakan korban kecelakaan pesawat jatuh masih berada di lereng gunung dan belum dapat dievakuasi hingga Senin dini hari (19/1/2026).
Kondisi medan yang terjal serta faktor keselamatan menjadi kendala utama proses pengangkatan jenazah ke lokasi yang lebih aman.
Komandan Korem (Danrem) 141/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, menyampaikan bahwa saat ini jenazah tersebut dijaga langsung oleh tim SAR yang berada di lokasi kejadian.
“Jenazah masih ada di lereng gunung dan dijaga oleh 10 personel tim SAR karena belum bisa dinaikkan,” katanya.
Ia menjelaskan, selain kondisi geografis yang sulit dijangkau, faktor cuaca juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan waktu evakuasi. Tim di lapangan diminta tetap mengutamakan keselamatan personel sebelum melakukan tindakan lanjutan.
“Belum bisa dinaikkan jadi jenazah masih di lereng gunung,” tutupnya.(fit)





