GenPI.co - Politikus PKS Tifatul Sembiring merespons terkait kasus pelaporan Pandji Pragiwaksono, karena kritik melalui pertunjukan komedi "Mens Rea".
Tifatul menilai kritik yang disampaikan komika Pandji Pragiwaksono, masih dalam batas-batas kewajaran.
“Menurut saya, nggak usah terlalu dicari-cari delik hukumnya,” katanya dikutip melalui akun X pribadinya, Senin (19/1).
Dia pun menyinggung generasi baby boomers (kelompok kelahiran 1946-1964) untuk menanggapinya dengan sabar.
Tifatul menyarankan generasi baby boomers memahami kritik-kritik yang dipersoalkan oleh generasi milenial terhadap bangsa.
“Memang gaya bicaranya (kelompok milenial) seperti itu. Mereka ingin tahu sebenarnya bangsa ini mau dibawa (ke mana),” ujarnya.
Anggota DPR itu menyampaikan para generasi milenial tersebut, nantinya yang akan menggantikan kelompok baby boomers.
“Itu natural. Jadi, nggak usah baperan (bawa perasaan) aduan ke polisi dan sebagainya. Dikit-dikit penistaan, nggak usah baperan lah,” ucapnya.
Pelawak Pandji Pragiwaksono dilaporkan pihak yang mengaku Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya.
Pelaporan tersebut, karena Pandji Pragiwaksono diduga melakukan pencemaran nama organisasi Islam.
“Ini oknum terlapor inisial P dianggap menebarkan isu kurang positif, merendahkan memfitnah khsusunya organisasi kesilaman,” ujar pelapor Rizki Abdul Rahman Wahid. (*)
Video seru hari ini:



