5 Fakta Kericuhan Keraton Surakarta, Adu Argumen Dua Kubu 'Berebut Tahta'

suara.com
13 jam lalu
Cover Berita

Suara.com - Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Kebudayaan di Pendapa Sasana Sewaka, Keraton Kasunanan Surakarta, berujung ricuh pada Minggu (18/1/2026).

Insiden ini dipicu oleh penolakan salah satu kubu terhadap penetapan pengelola cagar budaya keraton.

Berikut adalah fakta-fakta krusial terkait ketegangan tersebut:

1. Penyerahan SK Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026

Agenda utama pertemuan tersebut adalah penyerahan SK Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 yang dilakukan oleh Menbud Fadli Zon.

Surat tersebut menunjuk Maha Menteri Kanjeng Gusti Panembahan Agung (KG-PA) Tedjowulan sebagai pelaksana pelindungan dan pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Surakarta peringkat nasional.

2. Perseteruan Dua Klaim Tahta PB XIV

Kericuhan melibatkan dua kelompok yang bersitegang mengenai suksesi tahta pasca-kepemimpinan PB XIII, yakni:

Kubu SISKS Pakubuwono XIV Hangabehi: Didukung oleh Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA), Gusti Moeng.

Baca Juga: Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija

Kubu SISKS Pakubuwono XIV Purboyo: Didukung oleh GKR Pakubuwono (ibunda) dan GKR Panembahan Timoer Rumbai.

3. Kronologi Interupsi di Sasana Sewaka

Acara awalnya berlangsung kondusif dan dihadiri oleh jajaran tokoh seperti Wali Kota Solo Respati Ardi serta anggota DPRD Sekar Tandjung. Namun, suasana berubah drastis setelah lagu Indonesia Raya berkumandangkan:

GKR Pakubuwono dan GKR Panembahan Timoer masuk dan duduk di barisan depan tamu undangan.
Pendukung kubu Purboyo membagikan selebaran surat keberatan atas penunjukan KG-PA Tedjowulan.

Selebaran tersebut sempat ditarik paksa oleh pendukung kubu Hangabehi, namun dibagikan kembali.

4. Aksi Ambil Alih Podium dan Pemadaman Mikrofon

Saat Fadli Zon bersiap menyerahkan SK, GKR Panembahan Timoer tiba-tiba naik ke podium untuk menyampaikan interupsi. Aksi ini memicu kemarahan ratusan abdi dalem dari kubu Hangabehi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pelanggaran Ganda Pengemudi Calya: Berstiker Biru Mobil Listrik dan Pelat Palsu
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Drama VAR, Walk Out Pemain, hingga Gol Penentu Menit 94: Senegal Juara Piala Afrika 2025 Usai Tekuk Maroko 1-0
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Eks Wamenaker Noel Didakwa Lakukan Pemerasan Sertifikasi K3, Total Rp6,5 Miliar
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Sampaikan Duka atas Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Minta Evakuasi Dipercepat
• 1 jam laludisway.id
thumb
"Perang" di Dalam Negeri AS Memanas, Ribuan Tentara Siap Diterjunkan
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.