Deklarasi Dua Partai Baru dengan Arah Berseberangan: Gema Bangsa dan Gerakan Rakyat

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada akhir pekan kemarin, peta politik nasional kembali diramaikan dengan kemunculan dua partai baru yang mendeklarasikan diri, yakni Gema Bangsa dan Gerakan Rakyat.

Meski lahir hampir bersamaan, arah politik keduanya langsung menunjukkan perbedaan yang kontras.

Gema Bangsa secara terbuka menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk Pemilihan Presiden 2029.

Sementara itu, Gerakan Rakyat memilih menempuh jalan berbeda dengan menyatakan Anies Baswedan sebagai sosok yang mereka dorong menjadi kepala negara.

Baca juga: Gema Partai Baru dan Reproduksi Politik Usang

Gema Bangsa dipimpin Ahmad Rofiq

Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Partai Gema pada saat itu juga langsung menyatakan dukungan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Partai ini dipimpin oleh Ahmad Rofiq sebagai Ketua Umum dan Muhammad Sopiyan sebagai Sekretaris Jenderal.

"Dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab sejarah, saya nyatakan Partai Gema Bangsa resmi berdiri, resmi berjuang dan siap menjadi bagian dari kebangkitan Indonesia,” ujar Ahmad Rofiq, saat mendeklarasikan Partai Gema Bangsa, Sabtu.

Deklarasi tersebut dibacakan oleh Muhammad Sopiyan selaku Sekjen Partai Gema Bangsa.

Baca juga: Profil Ahmad Rofiq, Eks Sekjen Nasdem-Perindo yang Jadi Ketum Partai Gema Bangsa

Acara turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan partai politik, di antaranya mantan Menteri ESDM Sudirman Said, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, serta perwakilan dari Partai NasDem, Demokrat, PKS, dan partai lainnya.

Saat membacakan deklarasi, Sopiyan secara tegas menyatakan dukungan Partai Gema Bangsa kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam kontestasi Pilpres 2029.

"Partai Gema Bangsa mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden dalam pemilu tahun 2029,” ujar Sopiyan.

Dia menuturkan, Partai Gema Bangsa berdiri atas keinginan kuat untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, maju, adil, makmur, dan sejahtera sesuai dengan visi dan misi partai.

Menurut Sopiyan, Partai Gema Bangsa hadir sebagai partai politik modern yang terbuka bagi seluruh rakyat Indonesia dan ingin menjawab kegelisahan publik terhadap praktik politik yang transaksional, sentralistik, dan oligarkis.

Partai ini juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan memberdayakan potensi daerah dan kearifan lokal melalui kebijakan desentralisasi politik.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Deklarasi Jadi Parpol, Gerakan Rakyat Bidik Terdaftar di Kemenkum Februari 2026


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Zoe Saldana Jadi Aktris dengan Pendapatan Box Office Tertinggi Sepanjang Masa
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Basarnas Gunakan Teknik ESAR untuk Temukan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
YIS dan Rumah Zakat Hadirkan Pelatihan Tata Boga di Sukabumi
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
7 Makanan dan Minuman yang Pantang Dikonsumsi agar Otak Tetap Sehat
• 11 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.