REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Menteri Luar Negeri Belanda David van Weel pada Minggu mengatakan ancaman Presiden AS Donald Trump untuk memberlakukan tarif pada beberapa negara Eropa terkait Greenland sebagai pemerasan. Sekutu tidak memperlakukan itu kepada rekannya.
"Sekutu tidak memperlakukan satu sama lain seperti ini... Apa yang terjadi adalah pemerasan. Dan itu tidak perlu, karena tidak membantu memperkuat aliansi. Itu juga tidak berkontribusi pada keamanan Greenland," kata van Weel kepada stasiun televisi NPO 1.
Baca Juga
Menhub Tegaskan Pencarian Intensif Pesawat ATR 42-500
Pesawat ATR Tabrak Gunung, KNKT: Pilot Bukan Sengaja Menabrak, Hanya tak Bisa Dikontrol
IPOT Proyeksikan IHSG Konsolidasi di Rentang 9.000–9.200
Weel menambahkan bahwa ia sangat terkejut dengan eskalasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah pertemuan antara AS, Denmark, dan Greenland pada 14 Januari.
"Denmark mengajukan permintaan: 'Bergabunglah dengan kami, beberapa negara lagi, untuk menunjukkan kepada AS bahwa kami menanggapi masalah keamanan dengan serius.' Niatnya positif, tetapi kemudian justru dihukum karena itu,” kata van Weel.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)