Donald Trump Akan Hadir pada Pertemuan WEF di Davos

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dipastikan hadir dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, untuk pertama kalinya secara langsung sejak beberapa tahun terakhir hadir secara virtual. Forum ini digelar dari 19–23 Januari 2026 dan dihadiri ribuan pemimpin dunia dari sektor politik dan bisnis.

Menurut laporan AP News, Trump memimpin delegasi AS terbesar dalam sejarah WEF, dengan lebih dari 300 pejabat termasuk lima anggota Kabinet, utamanya Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Keuangan Scott Bessent, serta pejabat senior lainnya seperti Jared Kushner dan utusan khusus Steve Witkoff. Selain menjadi fokus utama pertemuan elite global, kehadiran Trump juga menjadi momen penting bagi perundingan damai antara AS dan Ukraina di tengah krisis panjang dengan Rusia.

Dalam konteks konflik Ukraina–Rusia, pembicaraan tingkat tinggi antara delegasi Ukraina dan pejabat AS, termasuk utusan khusus dan anggota keluarga Trump yang menjadi mediator, telah dimulai sebelum WEF.

Dalam laporan terbaru Reuters pada Senin (19/1), negosiator utama Ukraina, Rustem Umerov, menyebut kedua belah pihak telah menghasilkan diskusi intensif tentang jaminan keamanan dan rencana pemulihan pascaperang, serta akan melanjutkan pembicaraan di Davos.

“Kami menyepakati untuk melanjutkan kerja di tingkat tim selama tahap konsultasi berikutnya di Davos,” ujar Umerov.

Pembicaraan ini berlangsung di tengah serangkaian pertemuan bilateral yang sudah dimulai sebelumnya di Florida dengan tim perunding AS, yang difokuskan pada langkah-langkah praktis implementasi keamanan dan pemulihan ekonomi Ukraina.

Selain isu Ukraina, WEF 2026 menjadi panggung untuk membahas tantangan global lain seperti ketegangan geopolitik, perubahan tatanan ekonomi dunia, serta tekanan proteksionisme. Meski tema resmi forum adalah “A Spirit of Dialogue”, dinamika politik internasional dan geopolitik diperkirakan akan besar membayangi setiap diskusi, seperti dilansir Reuters.

Trump sendiri diperkirakan akan berbicara mengenai kebijakan perdagangan, keamanan nasional, serta upaya mempengaruhi arah kebijakan global di tengah ketegangan yang lebih luas antara AS dan sekutu tradisional.

Sementara itu, Indonesia juga hadir dalam WEF Davos 2026 melalui Presiden Prabowo Subianto, yang dijadwalkan menyampaikan pidato dan berdialog dengan para pemimpin dunia.

WEF 2026 di Davos digelar di tengah tantangan global yang kompleks, termasuk ketegangan ekonomi antarnegara besar, risiko geopolitik, dan perubahan tatanan dunia yang dipicu perlombaan kekuatan baru. Pengamat menyebut forum ini sebagai titik temu penting bagi pembuat kebijakan dan pemimpin dunia di tengah masa yang penuh ketidakpastian.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menhub Harap Korban Pesawat ATR 42-500 Dapat Ditemukan dalam Kondisi Selamat
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Perombakan dan Ketatnya Persaingan di Lini Belakang Persebaya Surabaya, Akankah Bek PSM Yuran Fernandes Menyusul?
• 7 menit laluharianfajar
thumb
PLN Percepat Pemulihan Listrik Aceh, 6.432 Desa Kembali Terang
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perluas Layanan, Juragan 99 Trans Hadirkan Kantor Perwakilan di Malang
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketegangan AS-Eropa Makin Panas, Bursa Asia Dibuka Melemah
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.