FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Persaingan sengit seperti membuat beberapa pemain di tim PSM Makassar harus berjuang lebih agar bisa mendapatkan tempat.
Selama putaran pertama Super League 2025/2026, tercatat masih beberapa pemain PSM yang belum mencatatkan menit bermain.
Tercatat sampai ada tiga pemain yang masih 0 menit bermain dari 17 pertandingan yang sudah dijalani oleh PSM.
PSM yang dipimpin dua pelatih di putaran pertama ini, mulai dari Bernardo Tavares hingga Tomas Trucha masih membuat pemain-pemain sulit dapat menit di atas lapangan.
Ketiga pemain yang dimaksud ada satu pemain senior yaitu Rasyid Bakri.
Dan dua pemain lainnya merupakan dua pemain yang baru promosi Jamil Al Rahman dan Poetro Negoro.
Tiga pemain inilah yang kesulitan bahkan tidak jadi pilihan untuk berada di atas lapangan pertandingan.
Untuk pemain senior seperti Rasyid Bakri posisinya sangat sulit, sebab tim berjuluk Juku Eja itu kini diisi oleh darah-darah muda untuk lini tengah.
Nama-nama seperti Ananda Raehan, Achmat Fahrul Aditia, Rifky Dwi Septiawan, Resky Fandi membuat harus bersaing dan bekerja keras.
Belum lagi untuk pemain senior dan asing seperti M Arfan, Gledson Paixao, Daisuke Sakai dan Savio Roberto.
Rasyid Bakri pun perlahan-lahan mulai tersingkir dari skuad. Namun, diputaran kedua peluang untuk mendapatkan menit bermain terbilang masih terbuka.
Ditambah secara catatan, pemain berusia 35 tahun ini selalu berhasil mencetak gol di tiap musimnya.
Perannya pun saat ini sangat krusial di tim, karena perannya sebagai mentor untuk gelandang-gelandang muda tentu sangat dibutuhkan.
Di sisi lain, untuk dua pemain muda yakni Jamil Al Rahman dan Poetro Negoro merupakan dua pemain yang baru promosi.
Bergabung ke tim utama tentunya jadi pengalaman yang sangat berharga untuk kedua pemain ini.
Jadi, bekerja keras dan selalu memberikan yang terbaik di sesi latihan bisa saja membuat keduanya dapat kesempatan.
(Erfyansyah/fajar)




