Banjir di Cakung Surut, Warga Mulai Bersih-bersih Rumah

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang sempat merendam wilayah Jalan Krama Yudha, Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, kini telah surut.

Pantauan Kompas.com di lokasi, Senin (19/1/2026) menunjukkan warga RT 10 RW 05 mulai membersihkan rumah mereka yang sebelumnya terendam banjir setinggi lebih dari satu meter.

Selain membersihkan rumah, sejumlah warga tampak membongkar sepeda motor yang sempat tergenang air.

Baca juga: Tempat Parkir Dekat Stasiun Bogor Terbakar, 10 Motor Hangus

Beberapa warga juga terlihat menjemur pakaian dan perabot rumah tangga yang terendam banjir.

Meski air telah surut dari permukiman, akses jalan menuju RT 10 RW 05 masih tergenang air setinggi sekitar 10–15 sentimeter. Petugas masih berupaya melakukan penyedotan air di lokasi tersebut.

Salah seorang warga setempat, Nur Hasana (42), mengatakan air mulai surut sejak Minggu (18/1/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB dan sudah benar-benar turun saat Senin dini hari.

"Udah dari subuh surut, mulai turun jam 23.00 WIB, makanya ini sudah beres-beres," jelasnya.

Nur mengungkapkan, banjir kemarin menjadi yang ketiga kalinya sepanjang Januari 2026.

Namun, ia menilai banjir kemarin menjadi yang terparah dibandingkan kejadian sebelumnya.

Baca juga: 11 Perjalanan KA dari Jakarta Dibatalkan, Penumpang Bisa Refund Tiket 100 Persen

"Tahun ini kayaknya sudah tiga kali kayaknya. Ini paling parah kayak banjir yang lima tahunan. Lima tahunan enggak setinggi ini sih," tuturnya.

Sebelumnya, Banjir merendam sejumlah wilayah di Jalan Krama Yudha, Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, dengan ketinggian bervariasi antara 50 sentimeter hingga 150 sentimeter pada Minggu (18/1/2026).

Ketua RT 07 RW 05 Rawa Terate, Zaenap (46), mengatakan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam lima tahun terakhir.

“Kayaknya memang banjir lima tahunan ini, terakhir tahun 2021 kalau enggak salah. Semalam deras banget hujannya. Tapi biasanya kalau hujan banjirnya paling mecek-mecek, enggak separah ini,” ujar Zaenap saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu.

Menurut Zaenap, hujan mulai mengguyur wilayahnya sejak pukul 02.00 WIB dan mencapai intensitas tertinggi sekitar pukul 04.00 WIB. Tak lama setelah itu, air mulai menggenangi permukiman warga.

“Jam empat itu lagi deras-derasnya. Sampai setengah lima sudah banjir, sudah naik airnya (ke jalan),” kata dia.

Baca juga: Banjir di Jakarta Pagi Ini Telah Surut

Ia menjelaskan, ketinggian air di wilayah RT 07 berkisar 80 hingga 90 sentimeter.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, di beberapa titik yang berada lebih ke dalam permukiman, genangan air bahkan mencapai lebih dari satu meter.

“Kalau di RT ini (07) sendiri sekitar 80–90 sentimeter. Tapi kalau yang agak ke dalam rumah yang ditempati anak saya sekitar satu meter lebih, sepaha lah. Kalau di luar bisa sepinggang,” ujarnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Guru di Cianjur Terlilit Judol, Rampok-Siksa Nenek Tetangga sampai Gigi Tanggal
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
IPOT Proyeksikan IHSG Konsolidasi di Rentang 9.000–9.200
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
5 Kegiatan di Pagi Hari yang Dilakukan Pasangan Bahagia
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Noel Ebenezer Didakwa Terima Gratifikasi Rp3,3 Miliar dan Motor Ducati
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Said Didu Ungkap Data Ngeri: Misi Utama Prabowo Rebut RI dari Cengkeraman Oligarki
• 1 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.