Kronologi Penemuan Satu Jenazah Korban Pesawat ATR PK-THT di Makassar

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jasad korban dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500 PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT).

Kronologi Penemuan Satu Jenazah Korban Pesawat ATR PK-THT di Makassar. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jasad korban dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500 PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT) yang mengalami hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa mengatakan, informasi penemuan jasad diterima Pos Komando Crisis Center Basarnas pada Minggu (18/1/2026) pukul 11.59 WITA. Korban berjenis kelamin laki-laki langsung dievakuasi oleh tim di lapangan untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Baca Juga:
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Kabupaten Maros Sulsel, Menhub: Pencarian Jadi Prioritas

"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu merasa khawatir dalam menggunakan moda transportasi udara," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (19/1/2026).

Sebelumnya, tim SAR gabungan menemukan serpihan pesawat pada Minggu pagi sekitar pukul 07.46 WITA, diawali dengan penemuan bagian jendela pesawat, kemudian disusul serpihan berukuran besar yang diduga bagian badan pesawat dan ekor. Temuan tersebut menjadi titik fokus pencarian korban dan bagian utama pesawat.

Baca Juga:
TNI AU Turunkan Korpasgat usai Temukan Titik Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Posko Topo Bulu yang berada sekitar 4,6 kilometer dari lokasi kecelakaan menjadi pusat koordinasi evakuasi dan pengiriman logistik bagi tim di lapangan.

Baca Juga:
Penyebab Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Belum Diketahui, Kondisi Cuaca Bagus dan Armada Laik Operasi

Kemenhub mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu perkembangan resmi dari tim gabungan. Pemerintah memastikan seluruh sumber daya dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.

Dalam penerbangan tersebut terdapat 10 orang di dalam pesawat, terdiri atas tujuh awak dan tiga penumpang. Proses pencarian masih terus dilanjutkan untuk menemukan korban lainnya serta mengamankan bagian pesawat yang diperlukan dalam proses investigasi KNKT.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jelang Comeback BTS, Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?
• 1 jam lalusuara.com
thumb
AS Kenakan Tarif untuk Denmark dkk demi Kuasai Greenland, Eropa Tetap Tolak Rencana Trump
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Mengapa Berbicara dengan Kucing adalah Terapi, Bukan Halusinasi
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
5 Bahan Baju Susah Kering dan Gampang Rusak Jika Terkena Air
• 57 menit lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.