Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 23 KA yang melintas di pantura Jawa Tengah batal berangkat, menyusul banjir yang masih menggenangi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi. Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, kondisi genangan banjir sudah berada di bawah kepala rel.
Meski demikian, perjalanan sejumlah KA menyusul pertimbangan keselamatan. KA yang perjalanannya masih dibatalkan antara lain KA Argo Brono Anggrek, KA Arho Merbabu, KA Ciremai, KA Menoreh.
Advertisement
Kemudian, KA Kamandaka, KA Tegal Bahari, KA Kaligung, KA Argo Muria, KA Argo Merbabu, KA Sembrani, KA Ambarawa Ekspres, serta KA Tawangjaya.
PT KAI terus melakukan berbagai upaya percepatan normalisasi jalur agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan secara bertahap. "PT KAI mohon maaf atas terganggunya rencana perjalanan para calon penumpang," katanya, Senin (19/1/2026).
Luqman memastikan pengembalian 100 persen biaya pembelian tiket KA yang dibatalkan keberangkatannya. Sementara, dengan kondisi banjir yang semakin surut, jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi sudah bisa dilewati dengan kecepatan terbatas 10 kilometer per jam.




