Idgham Bilaghunnah: Pengertian, Huruf, dan Contoh Lengkap

mediaindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita

Mempelajari ilmu tajwid merupakan kewajiban bagi setiap Muslim agar dapat membaca Al-Qur'an dengan tartil dan benar. Salah satu hukum bacaan yang sering ditemui namun kerap tertukar penggunaannya adalah idgham bilaghunnah. Secara sederhana, hukum ini berkaitan dengan cara meleburkan bunyi nun mati atau tanwin ke dalam huruf setelahnya tanpa disertai dengungan. Pemahaman yang tepat mengenai hukum ini sangat krusial untuk menjaga keaslian bunyi dan makna ayat suci Al-Qur'an.

Pengertian Idgham Bilaghunnah

Secara etimologi atau bahasa, Idgham berarti memasukkan atau meleburkan. Sementara itu, Bilaghunnah terdiri dari dua kata, yaitu Bi (dengan), La (tidak), dan Ghunnah (dengung). Jadi, secara istilah ilmu tajwid, idgham bilaghunnah adalah hukum bacaan yang terjadi apabila Nun Sukun (نْ) atau Tanwin (ـً ـٍ ـٌ) bertemu dengan salah satu huruf idgham bilaghunnah, di mana cara membacanya adalah dengan meleburkan suara nun atau tanwin tersebut ke huruf di depannya tanpa disertai suara dengung (ghunnah).

Berbeda dengan saudaranya, idgham bighunnah, yang mewajibkan pembaca menahan suara dengungan selama 2 harakat, pada idgham bilaghunnah suara harus langsung masuk ke huruf berikutnya dengan tegas dan jelas, seolah-olah huruf nun atau tanwin tersebut hilang.

Baca juga : Idgham Bilaghunnah: Pengertian, Cara Membaca, dan Contoh Lengkap

Huruf Idgham Bilaghunnah

Dalam kaidah tajwid, huruf idgham bilaghunnah hanya berjumlah dua. Hal ini memudahkan para pembelajar Al-Qur'an untuk menghafalnya. Kedua huruf tersebut adalah:

  • Lam (ل)
  • Ra (ر)

Jika nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu dari dua huruf di atas dalam dua kata yang terpisah, maka hukum bacaan ini berlaku mutlak. Pengecualian hanya terjadi jika pertemuan huruf tersebut terjadi dalam satu kata, yang mana hukumnya berubah menjadi Izhar Mutlaq, meskipun kasus ini sangat jarang dan lebih sering terjadi pada huruf-huruf idgham bighunnah.

Cara Membaca Idgham Bilaghunnah

Teknik membaca idgham bilaghunnah adalah dengan mentasydidkan huruf Lam atau Ra yang berada setelah nun mati atau tanwin. Suara nun mati atau tanwin tidak boleh terdengar sama sekali, dan tidak boleh ada getaran suara di pangkal hidung (nasal). Berikut adalah langkah-langkahnya:

Baca juga : Idgham Bilaghunnah: Contoh, Pengertian dan Cara Membacanya

  1. Pastikan ada pertemuan antara Nun Sukun atau Tanwin dengan huruf Lam atau Ra.
  2. Hilangkan bunyi 'N' dari nun sukun atau tanwin.
  3. Langsung sambut huruf Lam atau Ra dengan penekanan (tasydid).
  4. Baca dengan pendek dan cepat, jangan ditahan atau didengungkan.
Contoh Idgham Bilaghunnah dalam Al-Qur'an

Untuk memperjelas pemahaman, berikut adalah beberapa contoh penerapan hukum bacaan idgham bilaghunnah yang diambil langsung dari ayat-ayat Al-Qur'an, lengkap dengan teks Arab dan penjelasannya.

1. Nun Sukun bertemu Huruf Lam (ل)

Contoh ini terdapat dalam Surat Al-Ikhlas ayat 4. Perhatikan potongan ayat berikut:

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Pada lafaz yakun lahu, terdapat nun sukun bertemu dengan huruf Lam. Maka dibaca menjadi yakullahu, bukan yakun-lahu.

2. Nun Sukun bertemu Huruf Ra (ر)

Contoh selanjutnya dapat ditemukan dalam Surat Al-Baqarah ayat 5:

أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ

Perhatikan lafaz min rabbihim. Di sini nun sukun bertemu dengan Ra. Cara membacanya dilebur menjadi mirrabbihim. Suara 'n' hilang total dan langsung masuk ke huruf 'r' dengan tebal.

3. Tanwin bertemu Huruf Lam (ل)

Contoh tanwin bertemu Lam terdapat dalam Surat Al-Humazah ayat 1:

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ

Pada lafaz wailun likulli, tanwin (dhammah tanwin) bertemu dengan Lam. Maka dibaca menjadi wailullikulli.

4. Tanwin bertemu Huruf Ra (ر)

Contoh terakhir adalah tanwin bertemu Ra yang terdapat dalam Surat Al-Baqarah ayat 173:

إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Pada lafaz ghafurun rahim, tanwin bertemu dengan huruf Ra. Maka dibaca menjadi ghafururrahim.

Perbedaan Utama dengan Idgham Bighunnah

Agar tidak keliru, penting untuk membedakan idgham bilaghunnah dengan idgham bighunnah. Perbedaan mendasarnya terletak pada:

  • Huruf: Idgham Bighunnah memiliki 4 huruf (Ya, Nun, Mim, Wau), sedangkan Idgham Bilaghunnah hanya 2 huruf (Lam, Ra).
  • Dengung: Idgham Bighunnah wajib didengungkan (ditahan 2 ketukan), sedangkan Idgham Bilaghunnah haram didengungkan.

Dengan memahami konsep idgham bilaghunnah secara mendalam, diharapkan kualitas bacaan Al-Qur'an kita semakin baik dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Teruslah berlatih dengan membaca ayat-ayat suci setiap hari agar lidah semakin fasih dalam melafalkan hukum-hukum tajwid.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Ribka Bicara IPDN Penggerak Kebijakan Pemda Berbasis Riset & Inovasi
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Dokter Jelaskan Penyebab Batuk Berkepanjangan dan Risiko Penularannya
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Korban Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung Segera Dievakuasi, Warga Ditunjuk Pimpin 30 Personel Gabungan
• 14 jam lalufajar.co.id
thumb
Heboh Penemuan Telur Ayam Diduga Palsu oleh Warga di Banda, Maluku Tengah
• 58 menit lalukumparan.com
thumb
Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Bolsel, Sulut
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.