Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (15/1/2026) ditutup melemah ke level Rp16.895,5. Berikut kurs dolar AS di BCA, BRI, dan BNI hari ini, Senin (19/1/2026).
Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi sebelumnya memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak fluktuatif, tetapi berisiko ditutup melemah di kisaran Rp16.890-Rp16.920 pada perdagangan hari ini, Senin (19/1/2026).
Dia menuturkan, indeks dolar AS menguat seiring dengan meredanya ketegangan antara Washington dan Teheran. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meyakini otoritas Iran akan menghentikan eskalasi terhadap demonstran telah meredam kekhawatiran pelaku pasar akan adanya respons militer segera.
Sementara itu, dari sisi data ekonomi, rilis Penjualan Ritel AS melampaui perkiraan dan mengindikasikan rumah tangga AS tetap kuat dalam berbelanja.
Kendati Indeks Harga Produsen (PPI) masih di atas target 2%, Ibrahim menuturkan bahwa para pelaku pasar tetap optimis bahwa bank sentral AS tetap berada pada jalur pemangkasan suku bunga pada tahun ini.
“Hari ini fokus pasar adalah klaim pengangguran awal untuk minggu yang berakhir pada 10 Januari, dengan perkiraan 215.000 warga Amerika mengajukan tunjangan pengangguran, di atas 208.000 yang terlihat pada minggu sebelumnya,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).
Dari sisi domestik, Ibrahim menyoroti kondisi konsumsi rumah tangga yang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Dia mencatat kelompok kelas menengah di Indonesia saat ini berada dalam kondisi tertekan dan mulai bergeser menjadi kelompok masyarakat rentan. Untuk itu, dia menilai perlu adanya stimulus bagi kelas menengah.
“Perlunya stimulus yang lebih banyak diberikan kepada kelas menengah untuk menjaga kondisi daya belinya. Sebab, kelas menengah merupakan kelompok yang terhimpit di tengah kondisi gejolak perekonomian, padahal merupakan pondasi pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.
Selama ini, lanjutnya, stimulus fiskal lebih banyak menyasar kelompok rumah tangga miskin melalui bantuan sosial (bansos) dan BLT. Sementara untuk kelas menengah, insentif pajak PPh 21 yang baru diterapkan oleh pemerintah disebut masih terbatas pada lima sektor padat karya dan pariwisata. Ibrahim pun menilai bahwa diperlukan adanya perluasan bentuk stimulus bagi kalangan menengah agar daya beli nasional tetap terjaga stabil.
Berikut kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI, Senin (19/1/2026): Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA Hari IniPT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 10.01 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.913 dan harga jual sebesar Rp16.933 berdasarkan e-rate.
Berdasarkan TT counter, bank swasta terbesar di Indonesia itu pada pukul 09.08 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.765 dan harga jual Rp17.065. Lalu berdasarkan bank notes pada pukul 09.13 WIB, harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.765 dan Rp16.065.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI Hari IniPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 10.11 WIB masing-masing sebesar Rp16.911 dan Rp16.938 untuk e-rate.
Lalu untuk TT counter, bank pelat merah itu mematok harga beli sebesar Rp16.820 per dolar AS dan harga jual Rp17.020 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri Hari IniPT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada pukul 09.40 WIB menetapkan harga beli dan harga jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.905 dan Rp16.935 per dolar AS.
Kemudian, bank dengan logo pita emas itu mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.700 dan harga jual Rp17.000 untuk TT counter. Lalu untuk bank notes, Bank Mandiri pada pukul 09.15 WIB menetapkan harga beli sebesar Rp16.700 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp17.000 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI Hari IniPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk special rates pada pukul 10.05 WIB masing-masing sebesar Rp16.914 dan Rp16.934.
Berdasarkan TT counter, BNI pada pukul 10.05 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.760 dan harga jual Rp17.060. Untuk bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.760 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp17.060 per dolar AS.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F18%2F6e7f7685b7cff8cf3332a03103b74bde-FAK_7723.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476443/original/010323800_1768750847-Wamentrans_Nanas.jpg)

