Bakal Masuk ke Indonesia, Ini Spesifikasi Denza B5 PHEV

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

BYD terang-terangan memberi sinyal kehadiran produk barunya untuk pasar Indonesia, Denza B5 PHEV. SUV plug-in hybrid ini disiapkan sebagai model elektrifikasi berkarakter tangguh, yang memadukan performa dengan teknologi khas BYD.

Peluang masuknya Denza B5 ke Indonesia diperkuat pernyataan General Manager Asia Pacific Auto Sales Division BYD Auto, Liu Xueliang.

“Memang mengenai waktu dan kapan (akan hadir di Indonesia) belum dapat disampaikan, yang jelas BYD ingin memuaskan konsumen Indonesia. Kami akan memanfaatkan semua inovasi teknologi kami,” buka Liu di Zhengzhou, China, baru-baru ini.

Ia menambahkan, kemampuan teknologi hybrid BYD, khususnya untuk penggunaan off-road, menjadi salah satu modal utama.

“Apalagi Anda telah melihat fasilitas teknologi kami di sini untuk mengeksplorasi dan merasakan langsung kemampuan DM-i, terutama kemampuannya untuk off road. Jadi sangat mungkin untuk membawa (Denza) B5 (ke Indonesia),” lanjutnya.

Denza B5 sejatinya bukan model baru di pasar domestik China. SUV ini dikenal dengan nama Fangchengbao Bao 5.

Namun untuk pasar global, BYD memilih menggunakan merek premium Denza sebagai identitas internasionalnya. Sinyal keseriusan BYD juga tercermin dari kesiapan unit yang ditampilkan di China.

Denza B5 yang diperlihatkan sudah mengadopsi setir kanan, serta sistem multimedia dan komputer kendaraan yang telah disesuaikan ke dalam bahasa Indonesia, mengindikasikan model ini sudah dipersiapkan secara matang untuk masuk ke pasar nasional.

Denza B5 merupakan SUV off-road mewah berbasis plug-in hybrid (PHEV). Mobil ini mengombinasikan mesin bensin turbo 1.5 liter dengan dua motor listrik yang masing-masing menggerakkan roda depan dan belakang, sehingga menghasilkan tenaga gabungan hingga 425 kW atau setara lebih dari 600 dk, dengan torsi puncak mencapai 760 Nm.

Dengan output sebesar itu, Denza B5 diklaim mampu berakselerasi dari posisi diam ke 100 km/jam hanya dalam 4,8 detik.

Performa tersebut ditopang sistem penggerak empat roda (AWD) yang dirancang untuk mendukung penggunaan di berbagai medan, termasuk jalur off-road yang menantang.

Dari sisi konstruksi, Denza B5 dibangun di atas platform DMO (Dual-Mode Off-road) milik BYD. Arsitektur ini memadukan struktur body-on-frame dengan sistem PHEV, sebuah pendekatan yang membuat Denza B5 berbeda dari SUV elektrifikasi kebanyakan yang masih mengandalkan rangka monokok. Karakter tersebut memberikan kekuatan struktural lebih untuk kebutuhan off-road tanpa mengorbankan efisiensi.

Denza B5 dibekali baterai BYD Blade berkapasitas 31,8 kWh. Paket baterai ini memungkinkan jarak tempuh listrik murni sekitar 90 km berdasarkan pengujian WLTC, atau mendekati 100 km sebelum mesin bensin mulai bekerja, sekaligus mendukung efisiensi penggunaan harian.

Teknologi off-road juga menjadi salah satu sorotan utama. Denza B5 dilengkapi fitur pendukung seperti diferensial terkunci, yang membantu distribusi tenaga tetap optimal saat melibas medan berat. Kombinasi ini menjadikannya sebagai SUV elektrifikasi yang tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga kapabilitas.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Oknum Staf Ahli di Kemenkeu Didorong Agar Diperiksa Kejaksaan Agung!
• 21 jam laludisway.id
thumb
Data Mahasiswa 13 Universitas Diduga Bocor, Ahli IT Ungkap Bahayanya
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menlu Belanda Sebut Ancaman Tarif Trump Terkait Greenland sebagai Pemerasan
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kasus Grok AI: Teknologi Tanpa Nurani, Hukum Tanpa Arah?
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Dasco Tegaskan DPR Tak Bahas RUU Pilkada, Fokus Revisi UU Pemilu Sesuai Putusan MK
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.