Wabup Gowa Singgung Kebiasaan OPD Tumpuk Pekerjaan Akhir Tahun, Minta APBD Segera Direalisasikan

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, GOWA — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyinggung kebiasaan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang kerap menumpuk pelaksanaan program dan kegiatan di akhir tahun anggaran.


Ia menegaskan pola kerja tersebut harus segera ditinggalkan karena berdampak pada efektivitas anggaran dan manfaat pembangunan bagi masyarakat.


Hal itu disampaikan Darmawangsyah saat menjadi Inspektur Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa Senin, 19 Januari 2026.


Menurutnya, awal tahun anggaran seharusnya menjadi momentum untuk langsung bergerak cepat menjalankan program, bukan justru menunda pekerjaan hingga mendekati akhir tahun.


Memasuki minggu ketiga Januari 2026, Darmawangsyah menekankan pentingnya akselerasi pelaksanaan kegiatan di seluruh OPD.


Ia menilai keterlambatan realisasi anggaran tidak hanya berpengaruh pada administrasi keuangan, tetapi juga menghambat dampak ekonomi yang seharusnya dirasakan masyarakat.


“Kita harus memulai tahun ini dengan langkah yang cepat, tepat, dan akuntabel. Seluruh SKPD diminta segera melakukan akselerasi kegiatan agar APBD dapat terserap optimal sejak awal tahun,” tegasnya.


Menurut Darmawangsyah, APBD memiliki efek berganda atau multiplier effect terhadap perekonomian daerah.


Ketika anggaran direalisasikan lebih awal, maka perputaran ekonomi akan berjalan lebih cepat, lapangan kerja terbuka, dan daya beli masyarakat dapat meningkat.


Ia menegaskan, menunda pelaksanaan program sama artinya dengan menunda manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Karena itu, seluruh OPD diminta menyusun perencanaan yang matang dan langsung mengeksekusi program sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


Selain menyoroti kinerja anggaran, Darmawangsyah juga mengingatkan ASN agar memaknai Hari Kesadaran Nasional sebagai refleksi tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.


“Upacara ini adalah pengingat bagi kita semua agar senantiasa menjaga integritas dan komitmen pengabdian. Setiap tugas yang kita emban akan dimintai pertanggungjawaban, baik secara administratif maupun di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Wakil Bupati Gowa.


Dalam arahannya, Darmawangsyah turut menyinggung peran strategis Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta menegakkan peraturan daerah.


Ia menilai profesionalisme Satpol PP menjadi cerminan kewibawaan pemerintah daerah di mata masyarakat.


“Satpol PP harus mampu bersikap tegas namun tetap humanis, beretika tanpa mengurangi kewibawaan, dan hadir sebagai pengayom masyarakat,” ungkapnya.


Tak hanya itu, ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di tengah puncak musim penghujan.


Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam melindungi keselamatan masyarakat.


“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Pemerintah harus hadir dengan cepat, sigap, dan terkoordinasi dalam setiap situasi darurat,” katanya.


Upacara Hari Kesadaran Nasional tersebut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter, para pimpinan OPD, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur sipil negara lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.(an)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tabrakan Dua Kereta di Spanyol Tewaskan 10 Orang, Puluhan Lain Terluka
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Saksi Singgung Jurist Tan dengan Julukan "The Real Menteri"
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Fakta-fakta Banjir di Jakarta dan Jateng: Puluhan RT Tergenang, 38 Perjalanan KA Dibatalkan
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
DJKA Terjunkan Lokomotif CC300, Antar KA Jarak Jauh Terobos Banjir Pekalongan
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.