Prabowo Akan Pidato di World Economic Forum 2026 di Swiss

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss pada, Minggu (18/1). Hal itu disampaikan Teddy melalui unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet. Tedsy menjelaskan, di Swiss Prabowo akan menyampaikan pidatonya pada acara World Economic Forum yang dihadiri 1.000 peserta. "Sementara itu, di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 peserta. Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara," tulis Teddy. Sementara di London, Teddy menyebut Prabowo dijadwalkan akan bertemu dengan PM Keir Starmer untuk membahas sejumlah kerja sama di bidang ekonomi dan maritim. "Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim," ucapnya.

Setelah itu, Prabowo akan bertemu Raja Charles III untuk membahas agenda pelestarian lingkungan bersama sejumlah tokoh filantropi dunia lain. "Selanjutnya, Presiden Prabowo akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah, bersama dengan sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya," terang dia. Sebelum terbang, Teddy mengatakan Prabowo sempat bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Lanud Halim Perdanakusuma. "Di Halim, Presiden Prabowo sempat mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad terkait laporan perkembangan informasi terkini untuk selanjutnya terbang menuju London," pungkasnya.

World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss. Para penimpin bisnis hingga pemimpin dunia berkumpul untuk mendiskusikan masalah penting yang dihadapi dunia termasuk kesehatan dan lingkungan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menag Bertolak ke Mesir, Bahas Pembukaan Cabang Al-Azhar di Indonesia
• 14 jam laluidntimes.com
thumb
911 WNI Keluar dari Sindikat Kamboja
• 59 menit lalutvrinews.com
thumb
Fakta-Fakta Banjir di Jalur Rel Kereta Api: 116 KA Batal, Puluhan Ribu Penumpang Terdampak
• 9 menit lalukompas.tv
thumb
Wamenhaj: Petugas Haji Harus Serba Bisa, Layani Kebutuhan Jemaah Apapun Tugasnya
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
China Prediksi 539 Juta Perjalanan saat Arus Mudik Imlek
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.