27 WNA Sindikat Love Scamming Ditangkap, Penipuan Modus AI Pornografi

katadata.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) membongkar sindikat kejahatan siber internasional bermodus love scamming. Sebanyak 27 WNA atau warga negara asing yang diduga terlibat dalam jaringan pemerasan daring diamankan petugas di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman mengungkapkan bahwa operasi ini bermula dari hasil pendalaman dan profiling terhadap sejumlah lokasi mencurigakan.

Pada 8 Januari, tim dari Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian bergerak menuju lokasi pertama di wilayah Gading Serpong. Di sana, tim mengamankan 14 WNA, yang terdiri dari 13 asal Cina dan satu dari Vietnam.

“Mereka diamankan saat sedang melakukan aktivitas mencurigakan," ujar Yuldi dikutip dari keterangan pers, Senin (19/1).

Di lokasi itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa komputer dan telepon genggam yang berserakan, serta dua paspor RRT atas nama HJ dan ZR.

Jaringan penipuan internasiinal ini diketahui bekerja secara terorganisasi dengan menggunakan AI. Mereka mencari korban melalui media sosial, kemudian menjalin komunikasi menggunakan bantuan kecerdasan buatan Hello GPT agar percakapan terlihat menarik dan meyakinkan.

Selanjutnya, pelaku mengirimkan foto tidak senonoh untuk menghasut korban agar melakukan panggilan video alias video call.

"Saat itulah pelaku merekam aksi itu dan melakukan pemerasan (blackmail). Mereka mengancam akan menyebarkan rekaman jika korban tidak mengirimkan sejumlah uang," kata dia.

Dari Gading Serpong, tim melakukan pengembangan pemeriksaan ke beberapa titik lain. Pada 10 Januari di salah satu apartemen kawasan BSD, Tangerang Selatan, petugas mengamankan seorang WNA asal Cina berinisial MX yang telah overstay selama 137 hari.

Pada hari yang sama, tim menyambangi kawasan Curug Sangereng, Gading Serpong dan mengamankan enam WNA Tiongkok yang sempat melakukan perlawanan.

"Dua di antaranya telah overstay dan berupaya mengelabui petugas dengan menggunakan dokumen palsu," ujar Yuldi.

Berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan, petugas mendatangi lokasi lain di wilayah Gading Serpong pada 16 Januari, dan mengamankan empat WNA asal Cina yang menetap di lokasi itu.

Penyelidikan mengungkap bahwa sindikat ini dikendalikan oleh jaringan lintas negara. Pendanaan diduga berasal dari seorang penyandang dana di Tiongkok berinisial ZH. Sedangkan operasional harian di Indonesia dipimpin oleh ZK sebagai ‘bos besar’, dengan pelaksana lapangan berinisial ZJ alias Titi, serta pasangan suami istri CZ dan BZ

Berdasarkan pengembangan yang dilakukan, total terdapat 105 WNA Cina lain yang diduga berkaitan dengan jaringan kejahatan siber ini, dan sudah dimasukkan ke dalam daftar Subject of Interest. Dua orang di antaranya sudah diamankan saat sedang melewati bandara. Mereka kini diperiksa lebih lanjut terkait keterlibatan dengan jaringan kejahatan siber itu.

Hingga saat ini, total 27 WNA telah dibawa ke Ditjen Imigrasi untuk menjalani pendetensian dan pemeriksaan intensif. Mereka terancam sanksi berat terkait pelanggaran izin tinggal serta indikasi tindak pidana kejahatan siber.

Petugas masih terus melakukan pengejaran terhadap anggota jaringan lain yang diduga masih bersembunyi di Indonesia. "Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penegakan hukum yang tegas terhadap setiap pelanggaran keimigrasian," ujar Yuldi Yusman.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Richard Lee Ngaku Sakit, Minta Pemeriksaan di Polda Metro Hari Ini Ditunda
• 10 jam laludetik.com
thumb
Deretan Fenomena Ini Bikin Jabodetabek Diprediksi Hujan Lebat hingga 23 Januari
• 20 jam laludetik.com
thumb
Cuaca Ekstrem Tahan Tim SAR Evakuasi ATR 42-500 di Bulusaraung
• 12 jam laluidntimes.com
thumb
Ini Tiga Calon Deputi Gubernur BI yang Segera Jalani Uji Kelayakan di DPR
• 40 menit lalurepublika.co.id
thumb
Reaksi Purbaya Soal Kurs Rupiah Dekati Rp17.000: Spekulasi, IHSG Tembus Rekor
• 40 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.