Kebakaran Hutan Tewaskan 18 Orang, Presiden Tetapkan Status Darurat

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: REUTERS/Juan Gonzalez

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Chili Gabriel Boric menetapkan keadaan darurat di sejumlah wilayah setelah kebakaran hutan besar melanda bagian tengah dan selatan negara itu, menewaskan sedikitnya 18 orang serta memaksa sekitar 50.000 warga mengungsi.

Kebakaran terjadi di wilayah Biobío dan Ñuble, sekitar 500 kilometer di selatan ibu kota Santiago. Otoritas mencatat sedikitnya dua lusin titik api telah menghanguskan sekitar 8.500 hektare lahan di tengah gelombang panas ekstrem.

Menteri Keamanan Chili Luis Cordero menyatakan status darurat memungkinkan pemerintah meningkatkan koordinasi dengan militer untuk mempercepat penanganan bencana.


Baca: Kebakaran Dahsyat Mal di Pusat Bisnis, Belasan Tewas-Puluhan Hilang

"Penetapan keadaan darurat ini memberi kami kapasitas logistik dan operasional yang lebih besar untuk mengendalikan kebakaran dan melindungi warga," ujarnya, seperti dikutip The Guardian, Senin (19/1/2026).

Namun, di lapangan, sejumlah pejabat daerah mengeluhkan lambannya respons awal pemerintah pusat. Wali Kota Penco, Rodrigo Vera, menyebut warganya menghadapi situasi kritis selama berjam-jam tanpa bantuan memadai.

"Presiden Boric yang terhormat, saya sudah berada di sini selama empat jam. Sebuah komunitas terbakar dan tidak ada kehadiran pemerintah," kata Vera. "Bagaimana mungkin seorang menteri tidak melakukan apa pun selain menelepon dan mengatakan militer akan datang entah kapan?"

Upaya pemadaman api terkendala angin kencang dan suhu ekstrem yang pada Minggu (18/1/2026) waktu setempat mencapai 38 derajat Celcius. Kondisi tersebut membuat api dengan cepat menjalar ke pemukiman warga.

Baca: Tabrakan Dua Kereta Cepat Tewaskan 21 Orang, Puluhan Terluka

Sejumlah penduduk mengaku kebakaran datang secara tiba-tiba setelah tengah malam. Banyak warga tidak sempat mengungsi karena mengira api akan berhenti di kawasan hutan.

Di wilayah Concepción, Biobío, pemerintah kota melaporkan sedikitnya 253 rumah hancur. Api juga membakar mobil, sekolah, dan gereja. Sejumlah jenazah ditemukan di ladang, rumah, jalan, hingga di dalam kendaraan.

Selain kota Penco, kota pelabuhan kecil Lirquén juga terdampak parah. Banyak warga dilaporkan menyelamatkan diri dengan berlari ke pantai.


(tfa/luc)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kebakaran Hutan di Argentina Hanguskan Lebih Dari 15.000 Ha

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Update Banjir Jakarta: 38 RT dan 12 Ruas Jalan Tergenang, Ketinggian Air 80 Cm
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Akan Bentuk Dewan Perdamaian untuk Gaza, Digadang Jadi Saingan DK PBB
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Brimob Gelar Dapur Lapangan untuk Warga Terdampak Banjir di Rawa Terate, Jaktim
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Mahkamah Konstitusi Kabulkan Uji Materi UU Pers oleh Iwakum, Cegah Kriminalisasi Wartawan
• 4 jam lalumerahputih.com
thumb
Mentan Bongkar Penyelundupan 1.000 Beras Ilegal di Riau, Bakal Diusut Tuntas
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.