Peristiwa tersebut ditandai dengan munculnya kepulan asap hitam pekat dari bahu jalan tol. Api dengan cepat membesar hingga melalap seluruh bagian kendaraan yang saat itu berada di lajur tol.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi bersama Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan dalam beberapa menit, namun kondisi minibus sudah hangus terbakar.
Insiden minibus listrik bernomor polisi B 1774 TNP ini sempat mengganggu arus lalu lintas di Tol JORR. Kepadatan kendaraan tidak terhindarkan selama proses pemadaman dan evakuasi bangkai mobil.
Baca juga:
Kia Siap Luncurkan MPV Listrik Akhir 2026, Buatan Indonesia!
Sumber api dari baterai mobil diperkuat dari keterangan pengemudi. Ia menyebut api pertama kali muncul dari bawah jok kemudi sebelum kemudian membesar. Menyadari kondisi berbahaya, pengemudi segera menepikan kendaraan dan menyelamatkan diri.
“Tiba-tiba kebakar dari bawah jok. Karena ini mobil listrik tidak ada mesin, kemungkinan dari baterainya. Alhamdulillah tidak ada korban,” ujar Safari, pengemudi mobil tersebut.
DFSK Gelora E merupakan kendaraan niaga serbaguna yang dipasarkan DFSK dengan pilihan mesin bensin dan versi listrik. Model ini menyasar kebutuhan angkutan penumpang, seperti minibus berkapasitas tujuh orang, serta angkutan barang melalui varian blind van. Untuk versi listriknya, DFSK Gelora E diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya.
DFSK Gelora E pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2021, awalnya mobil ini diimpor dalam bentuk CBU (Completely Built Up) dari Tiongkok. Namun sejak Januari 2023, produksinya sudah dirakit secara lokal (CKD) di pabrik Cikande, Banten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)




