DPR dan Pemerintah Tegaskan Anggaran Bencana Jangan Diselewengkan

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi II DPR Taufan Pawe menegaskan agar dana transfer daerah di wilayah terdampak bencana tidak disalahgunakan.

Tegasnya, dana tersebut sangat penting bagi daerah terdampak bencana dalam memulihkan keadaan masyarakatnya.

Hal tersebut disampaikan Taufan dalam rapat kerja Komisi II bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian PANRB, Senin (19/1/2026).

"Tadi saya mendengar penyampaian dari pimpinan, bahwa baru saja dilakukan rapat dengan pimpinan DPR RI. Komisi II diberikan tugas menjalankan fungsinya melakukan pengawasan terkait penggunaan dana-dana transfer ke daerah supaya tidak disalahgunakan," ujar Taufan dalam rapat kerja, Senin.

Baca juga: Anggota DPR dari PDIP: Pemerintah Selalu Tergagap-gagap Tiap Ada Bencana

Pemerintah pusat dimintanya untuk memperketat pengawasan terhadap penggunaan dana transfer daerah di wilayah terdampak bencana.

Dalam hal ini, Kemendagri diminta untuk memantau dan mengawasi dampak bencana terhadap sektor ekonomi di daerah.

Tidak lupa, ia mengajak kementerian/lembaga terkait lainnya bersinergi dalam mengawal proses pemulihan di daerah terdampak bencana.

"Kita harus men-support agar supaya kembali bangkit, dengan kata kunci: dana-dana transfer keuangan ke daerah, khususnya di daerah bencana ini, betul-betul dijaga dengan baik. Komisi II mengawal dengan baik, bersama-sama dengan instansi-instansi atau kementerian lembaga lainnya," ujar Taufan.

Baca juga: Anies Sebut Negara Wajib Lindungi Influencer yang Diteror Usai Singgung Bencana

Dok. Kementerian PU Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan darurat pasca-bencana di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, melalui pekerjaan normalisasi Sungai Batang Sumpur sekaligus pemulihan konektivitas Jalan Raya Sumpur-Padang Panjang yang terdampak.

"Jangan Diselewengkan"

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah yang terdampak banjir di Sumatera agar tidak main-main dengan anggaran Transfer Keuangan Daerah (TKD) yang tidak dipotong pemerintah.

Karena, pembatalan pemotongan TKD tersebut tak lain untuk mendorong percepatan penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor yang terjadi.

"Ya jangan diselewengkan, ini anggaran bencana. Kalau anggaran bencana ini sampai diselewengkan, ini mudaratnya berlipat-lipat ganda," kata Tito, dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya di Kompleks Widya Chandra, Sabtu (17/1/2026).

Baca juga: Menteri ATR Pastikan Lahan Huntap Aceh-Sumatera Tersedia, Tunggu Permintaan Mendagri

Mudarat yang berlipat ganda yang dimaksud Tito adalah penyelewengan anggaran bencana, yang bisa dipastikan merupakan tindakan pidana.

Kedua, secara moral dan keagamaan, tanggung jawab penyelewengan langsung kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Ketiga, ini (tindak penyelewengan) artinya menari-nari di atas penderitaan masyarakat sendiri, enggak boleh," imbuh dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Ini Daftar 17 Daerah di Sumatera Masih Butuh Perhatian Pascabencana

Oleh sebab itu, Tito berharap para kepala daerah baik dari tingkat provinsi, hingga kabupaten/kota yang terdampak banjir Sumatera bijak mengelola tambahan ruang fiskal yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Respons Wamenkeu Thomas Diusulkan Jadi Deputi Gubernur BI: Saya Dukung
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
LPEI Bantu Madu Pelawan Pulau Bangka Masuk Pasar Global
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Minho SHINee dan HIGHLIGHT Turun Langsung Kenalkan Budaya Korea di Indonesia
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Dahlia Poland Ungkap Alasan Bercerai dari Fandy Christian karena Masalah Komunikasi dan Perbedaan Prinsip
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Jangan Dibuang Dulu, Kue Keranjang Sisa Imlek yang Mengeras Ternyata Bisa Disulap Jadi 8 Menu Mewah Ini, Dijamin Anti Mubazir
• 7 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.