Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sejumlah serpihan pesawat ATR 42-500, termasuk sebuah perangkat pendeteksi radar yang sempat diduga sebagai black box. Seluruh temuan tersebut pun telah diamankan ke posko Utama pencarian di Kecamatan Tompobulu, Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Salah satu bagian penting pesawat berhasil dievakuasi tim SAR gabungan. Perangkat ini diketahui sebagai emergency locator transmitter atau alat pendeteksi radar dari pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan puncak Gunung Bulu Saraung di Kabupaten Pangkep, Sulsel.
Baca Juga :
Keluarga Pilot Pesawat ATR 400 Berharap MukjizatSelain emergency locator transmitter atau ELT, tim SAR gabungan juga mengevakuasi beberapa serpihan pesawat ATR 42-500 yang hancur menjadi beberapa bagian.
"Yang kami temukan yang melakukan penyisiran di arah selatan pertama adalah mesin pesawat, terus badan pesawat ya, yaitu kepalanya yang sudah hancur namun masih sebagian yang utuh. Kursi pesawat ada delapan. Dua untuk kursi pilot," kata tim SAR Polda Sulsel AKP Syarifuddin Mado.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476392/original/035786000_1768741833-Wamentrans.jpg)