JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 34 perjalanan kereta api jarak jauh sebagai bagian dari pengaturan operasional selama proses pemulihan pascabanjir.
Akibat hal tersebut, secara kumulatif hingga hari ini tercatat sekitar 38 ribu pelanggan sudah berhasil melakukan pembatalan perjalanan.
"Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan setiap perjalanan yang dioperasikan benar-benar aman bagi pelanggan dan petugas," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dikutip dari Antara, Senin (19/1/2026).
Baca Juga: Akibat Banjir di Pekalongan, KAI Kembalikan Dana Pelanggan hingga Rp3,5 Miliar
Anne menjelaskan gangguan operasional kereta api dipicu karena curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem sejak Jumat (16/1/2026), sehingga menyebabkan luapan sungai dan jebolnya tanggul di sekitar jalur lintasan Pekalongan-Sragi.
Sementara di wilayah Jakarta, hujan deras juga menimbulkan genangan di sejumlah emplasemen dan petak jalan operasional.
"Kondisi ini merupakan force majeure akibat faktor alam di luar kendali operasional perusahaan," ujarnya.
Oleh karena itu, Anne menyampaikan KAI meminta maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Selain itu, ia menegaskan hak pelanggan tetap diupayakan melalui service recovery dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Basarnas Gunakan Teknik ESAR untuk Temukan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- kai
- kereta api indonesia
- kai batalkan 34 perjalanan
- kai kembalikan dana pembatalan
- kai kembalikan dana pelanggan



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5221066/original/001406000_1747300027-IMG_0594.jpeg)
