TABLOIDBINTANG.COM - Film Penerbangan Terakhir resmi mencatatkan namanya sebagai film Indonesia ke-4 sepanjang 2026 yang berhasil menembus 100.000 penonton di bioskop.
Capaian tersebut menyusul tiga judul lain yang lebih dulu meraih angka serupa, yakni Uang Passolo, Alas Roban, dan Malam 3 Yasinan.
Berdasarkan unggahan resmi tim produksi di media sosial, Penerbangan Terakhir telah mengumpulkan lebih dari 130 ribu penonton hanya dalam empat hari penayangan.
Angka ini menegaskan antusiasme publik terhadap film bergenre thriller–drama yang mengangkat konflik psikologis dan intrik di balik sebuah penerbangan komersial.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat tren positif perfilman nasional pada awal 2026, di mana film-film lokal dengan tema intens dan emosional kembali mendapat tempat di hati penonton.
Susul Alas Roban
Dengan capaian awal yang kuat, peluang Penerbangan Terakhir menembus 300.000 penonton masih terbuka lebar.
Jika tren kenaikan penonton konsisten dan film mampu bertahan di layar bioskop selama beberapa pekan ke depan, target tersebut bukan hal mustahil.
Faktor pendukung lain datang dari minimnya pesaing langsung di genre serupa dalam waktu dekat, serta ketertarikan penonton terhadap cerita bertema skandal, manipulasi, dan drama intens yang relevan dengan isu sosial.
Apabila mampu menjaga momentum promosi dan dukungan penonton, Penerbangan Terakhir berpotensi menyusul jejak Alas Roban.

:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-0708-TAMBANG-MOROWALI-Anggota-DPRD-Sulteng-Fraksi-PKB-Muhammad-Safri.jpg)

