Penulis: Irfan Sudrajat
TVRINews - Rabat, Maroko
Walid Regragui tetap bertahan sebagai pelatih Timnas Maroko untuk Piala Dunia 2026.
Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui, tetap bertahan sebagai pelatih The Atlas Lions meski gagal di Piala Afrika 2025. Timnas Maroko kalah 0-1 dari Senegal di final Piala Afrika, pada Senin (19/1/2025) dini hari WIB.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi Timnas Maroko. Selain karena gelar itu sudah di depan mata, Maroko merupakan tuan rumah dari turnamen paling bergengsi tim-tim negara Arika ini. Kegagalan itu juga diwarnai dengan tembakan penalti gaya Panenka yang gagal oleh penyerang Timnas Maroko, Brahim Diaz.
"Kita tidak dapat mengubah apa yang telah terjadi. Yang kami butuhkan adalah menatap ke depan sekarang," kata Walid Regragui, terkait kegagalan timnya.
Kegagalan ini membuat posisi Walid Regragui memang dalam tekanan. Suara agar Walid Regragui mundur dari jabatannya pun bermunculan, termasuk dari pers Maroko. Contohnya muncul dalam konferensi pers setelah laga puncak tersebut.
Terasa adanya tensi yang cukup tinggi antara sang pelatih dengan jurnalis yang hadir dalam sesi tersebut. Tensi tinggi itu terlihat ketika seorang jurnalis secara mengejutkan menganjurkan agar pelatih berusia 50 tahun itu mundur dari jabatannya.
Walid Regregui menyikapi pernyataan tersebut dengan sikap yang tidak suka. "Itu bukan pertanyaan saya kira. Pertanyaan selanjutnya. Dari surat kabar mana ini?" kata Walid Regragui dengan nada kesal. Namun, seorang jurnalis lainnya kemudian mengingatkan sang pelatih dengan kalimat, "Dia punya hak untuk menyampaikan pertanyaan seperti itu."
Tekanan terhadap pelatih berkepala plontos tersebut tidak terlepas dari pernyataan sang pelatih pada tahun lalu. Pada Mei 2025, Walid Regragui menyatakan bahwa dirinya akan mundur jika gagal membawa Timnas Maroko juara Piala Afrika.
Setelah kegagalan di final, Walid Regragui dikabarkan bertemu dengan Presiden Royal Maroko Football Federation (FRMF), Fouzi Lekjaa. Meski mendapatkan kritik untuk mundur, sejauh ini belum ada tanda-tanda akan ada pergantian pelatih kepala di Timnas Maroko. Walid Regragui diyakini akan tetap mendampingi skuad Maroko untuk putaran final Piala Dunia 2026 nanti.
Apakah kegagalan di final Piala Afrika 2025 ini akan memengaruhi performa Timnas Maroko di Piala Dunia 2026? Menarik untuk menantikan apakah Timnas Maroko bisa mengatasi kegagalan ini dan melangkah lebih baik di World Cup 2026.
Putaran final Piala Dunia 2026 akan berlangsung mulai 11 Juni 2026 dan berakhir pada 19 Juli 2026. Total, 48 tim termasuk Maroko, akan bertarung untuk memperebutkan gelar World Cup 2026 yang digelar di tiga negara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Maroko akan tampil di Piala Dunia 2026 ini kembali sebagai tim yang menarik perhatian. Pada World Cup 2022, Timnas Maroko mencatatkan pencapaian yang mengejutkan. Betapa tidak, dalam turnamen yang digelar di Qatar tersebut, Maroko mampu menjadi pemuncak klasemen akhir dalam fase grup. Mereka berada di atas Kroasia, Belgia, dan Kanada.
Di 16 besar, Maroko mengalahkan Spanyol dalam adu penalti, lalu memukul Portugal di perempat final. Langkah mereka memang hanya sampai semifinal setelah kalah dari Prancis. Akan tetapi, mereka sudah membuat sejarah sebagai tim asal Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia.
Di Piala Dunia 2026 ini, Maroko berada satu grup dengan Brasil, Skotlandia, dan Haiti di Grup C.
Editor: Redaktur TVRINews





