PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Banjir di sejumlah titik di Pekalongan, Jawa Tengah berimbas pada dibatalkannya perjalanan kereta api di berbagai daerah.
Tak hanya pembatalan jadwal keberangkatan kereta, banjir Pekalongan juga berdampak pada terganggunya perjalanan kereta api.
Ketidakjelasan waktu kapan kereta akan kembali melaju, sejumlah penumpang Kereta Majapahit rute Malang-Jakarta yang melewati jalur utara terpaksa turun di tengah perjalanan setelah sempat menunggu selama 10 jam lebih.
Para penumpang kereta mengaku memilih untuk mengganti moda transportasi karena kereta harus berhenti berjam-jam lamanya.
Terganggunya perjalanan kereta api juga membuat sejumlah penumpang Kereta Majapahit terpaksa turun dan berebut kamar mandi di stasiun kelas tiga atau stasiun kecil.
Hal ini terpaksa dilakukan karena kapasitas air di kereta telah habis sejak pagi.
Tak hanya Kereta Majapahit rute Malang-Jakarta yang terganggu, sejumlah jadwal perjalanan kereta Daop 8 Surabaya yang melalui jalur utara terpaksa membatalkan lima perjalanan kereta api imbas banjir Pekalongan.
Data Daop 8 Surabaya mencatat hingga Minggu (18/01/2026) petang kemarin 2.345 penumpang memilih membatalkan tiket keberangkatan mereka.
PT KAI menjamin pengembalian tiket 100 persen.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya menyatakan proses pengembalian tiket dapat dilakukan di enam stasiun, call center 121, atau melalui aplikasi KAI.
Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari belakangan menyebabkan banjir di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah yang dipicu tanggul jebol dan air pasang.
Banjir juga merendam rel kereta sehingga tidak dapat dilalui.
Baca Juga: Banjir Pekalongan, Begini Usaha Evakuasi Bayi dan Lansia | SAPA MALAM
#banjir #pekalongan #keretaapi
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- banjir
- banjir pekalongan
- kereta api
- pt kai
- kereta majapahit





