JAKARTA, DISWAY.ID-- Kendati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan penguatan, nilai tukar Rupiah kepada mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) justru menunjukkan pelemahan yang drastis.
Terkini, nilai tukar Rupiah juga kembali melemah hingga mencapai angka Rp 16.921 per dolar AS, dan diprediksi akan menguat secara terbatas.
BACA JUGA:Menuju Kursi Deputi Gubernur BI, Istana Kantongi Tiga Nama Calon, Ada Nama Thomas Djiwandono
BACA JUGA:Kondisi Para Perintis UMKM Masih Tertekan, Pengamat Soroti Peran Kebijakan Pemerintah yang Mencekik
Menanggapi pelemahan drastis nilai tukar Rupiah ini, Ekonom sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, turut menyoroti peranan dari faktor eksternal dan internal, yang sama-sama berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah tersebut.
Dalam hal ini, dirinya memaparkan bahwa faktor eksternal pertama adalah sikap the Fed dan beberapa bank sentral lainnya, yang menahan suku bunga acuan.
"Arus dolar akan kembali ke AS dan negara maju. Permintaan dolar akan meningkat," jelas Nailul ketika dihubungi oleh Disway, pada Senin (19/01).
"Di tengah ketidakpastian yang tinggi, ada dua instrumen investasi yang cenderung aman, yaitu dolar AS dan emas," tambahnya.
BACA JUGA:Wali Kota Madiun Kena OTT KPK, 9 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta!
BACA JUGA:Terbaik di ESG Global Islamic Banking, BSI Raih Peringkat 1
Lebih lanjut, Nailul juga turut menyoroti kondisi yang ditimbulkan dari ketegangan yang tengah terjadi di global, khususnya konflik antara AS dan Iran, Timur Tengah.
Menurutnya, konflik panas antara kedua negara tersebut sendiri sangat berpengaruh kepada penguatan harga minyak dunia.
Defisit Fiskal Membengkak
Dari segi internal sendiri, Nailul memaparkan bahwa pengumuman kinerja APBN 2025 yang mencatatkan rapor merah juga turut memiliki peranan tersendiri dalam pelemahan nilai tukar Rupiah.
Dalam hal ini, Nailul menjelaskan bahwa defisit fiskal yang membengkak turut memberikan sentimen negatif pada pengelolaan keuangan negara.
- 1
- 2
- »




