JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Madiun Maidi mengaku tidak pernah lelah membangun Kota Madiun dan meminta didoakan agar tetap sehat.
Hal tersebut disampaikan Maidi saat tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) SEusai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (19/1/2026).
“Saya tidak pernah lelah untuk membangun Kota Madiun. Kalau ada kekurangan, doakan saya sehat,” kata Maidi di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Senin malam.
Baca juga: Wali Kota Madiun Tiba di KPK Usai Kena OTT, Jalani Pemeriksaan Lanjutan
Maidi lalu masuk ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, Maidi tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Senin malam pukul 22.34 dengan mengenakan kemeja dan jaket biru, topi hitam, serta celana panjang hitam.
Selain Maidi, ada 8 orang lainnya yang turut dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.
Baca juga: Selain Wali Kota Madiun, KPK OTT PNS hingga Pihak Swasta
Mereka adalah sebagian dari total 15 orang yang dicokok dalam OTT di Madiun hari ini.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebutkan, KPK juga menyita uang ratusan juta rupiah dari OTT Maidi dan kawan-kawan.
"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," kata Budi.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang