Pengertian Tabaruk dan Tawasul: Hukum, Dalil, dan Perbedaannya

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

DALAM khazanah keislaman, istilah Tawasul dan Tabaruk menempati posisi penting dalam praktik ibadah harian. Secara umum, keduanya berkaitan dengan upaya seorang hamba untuk mendapatkan wasilah (perantara) agar doa dan hajatnya lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Namun, ketidaktahuan akan batasan-batasannya sering kali memicu perdebatan. Oleh karena itu, pemahaman berbasis dalil yang kuat menjadi kunci utama.

Apa Itu Tawasul dalam Islam?

Secara bahasa, tawasul berasal dari kata al-wasilah yang berarti segala hal yang dapat mendekatkan atau menyampaikan kepada sesuatu. Dalam konteks syariat, tawasul adalah mengambil sarana atau perantara yang dicintai Allah untuk mendekatkan diri kepada-Nya agar doa kita dikabulkan.

Baca juga : Pengertian Tawasul, Jenis, Bacaan, dan Manfaatnya

Para ulama membagi tawasul menjadi beberapa jenis yang disepakati kebolehannya:

  • Tawasul dengan Asmaul Husna: Memanggil nama-nama Allah yang mulia saat berdoa (Misal, "Ya Razzaq, berilah aku rezeki").
  • Tawasul dengan Amal Shalih: Menjadikan perbuatan baik yang pernah dilakukan sebagai perantara (Seperti kisah tiga orang yang terjebak di dalam gua).
  • Tawasul dengan Doa Orang Shalih: Meminta orang yang dianggap dekat dengan Allah (yang masih hidup maupun sudah wafat) untuk mendoakan kita.
Memahami Konsep Tabaruk (Ngalap Berkah)

Tabaruk berasal dari kata al-barakah, yang berarti bertambah kebaikan dan kemuliaan. Tabaruk adalah mencari keberkahan (ziyadatul khair) melalui sesuatu yang telah diberikan keistimewaan oleh Allah SWT, baik itu berupa waktu, tempat, benda, maupun sosok manusia tertentu.

Dalam sejarah Islam, para sahabat Nabi SAW sering melakukan tabaruk dengan bekas air wudu Nabi, rambut beliau, hingga keringat beliau. Ini menunjukkan bahwa tabaruk memiliki landasan historis yang kuat selama objek yang dijadikan tabaruk memang memiliki dalil keistimewaan dari Allah.

Baca juga : Tafsir Surat Al-Maidah Ayat 35 tentang Wasilah dan Tawasul

Apa Perbedaan Utama Antara Tabaruk dan Tawasul?

Meskipun keduanya bertujuan mencari rida Allah, berikut adalah perbedaan mendasarnya:

Aspek Tawasul Tabaruk Fokus Utama Menggunakan perantara (wasilah) dalam doa. Mencari keberkahan (barakah) dari sesuatu. Bentuk Berupa ucapan doa atau amal perbuatan. Berupa kontak fisik, kunjungan tempat, atau pemanfaatan benda. Tujuan Agar doa lebih cepat diijabah. Agar hidup dan urusan diliputi kebaikan yang melimpah. Bagaimana Hukum Tawasul dan Tabaruk Menurut Dalil?

Dasar hukum tawasul secara umum merujuk pada Al-Qur'an surat Al-Ma'idah ayat 35:

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya..."

Sedangkan untuk tabaruk, terdapat banyak hadis sahih, salah satunya saat para sahabat berebut air bekas wudu Rasulullah SAW (HR. Bukhari). Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah berpendapat bahwa selama keyakinan tetap terjaga bahwa hanya Allah yang memberi manfaat dan mudarat, praktik ini diperbolehkan.

Praktik Tabaruk dan Tawasul yang Benar (Checklist)

Untuk memastikan amalan kita tetap berada dalam koridor tauhid, perhatikan poin-poin berikut:

  • Niatkan semata-mata karena Allah SWT, bukan menyembah objek perantara.
  • Pastikan perantara (wasilah) adalah hal yang disyariatkan (bukan benda klenik atau khurafat).
  • Jangan berkeyakinan bahwa benda atau orang tersebut memiliki kekuatan mandiri tanpa izin Allah.
  • Utamakan tawasul dengan amal shalih pribadi sebagai bentuk pembuktian iman.
  • Hindari praktik yang berlebihan (ghuluw) yang bisa menjerumuskan pada kesyirikan.
FAQ Seputar Tabaruk dan Tawasul

1. Apa itu wasilah dalam doa? Wasilah adalah sarana atau jalan yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

2. Apakah tawasul itu syirik? Tidak, selama diyakini bahwa Allah-lah yang mengabulkan doa, sedangkan perantara hanya jalan saja.

3. Bolehkah tawasul dengan orang yang sudah meninggal? Ada perbedaan pendapat ulama (ikhtilaf). Mayoritas ulama membolehkan tawasul dengan Nabi atau orang shalih yang sudah wafat sebagai bentuk penghormatan (syafaat), namun sebagian melarangnya.

4. Apa contoh tabaruk yang paling utama? Tabaruk dengan Al-Qur'an (membaca dan mengamalkannya) serta tabaruk dengan tempat suci seperti Makkah dan Madinah.

5. Apakah boleh tawasul dengan kedudukan Nabi? Sebagian besar ulama membolehkan tawasul dengan jah (kedudukan) Nabi di sisi Allah.

6. Apa bedanya tawasul dan istighatsah? Tawasul adalah perantara, sedangkan istighatsah adalah meminta pertolongan dalam keadaan darurat.

7. Mengapa kita butuh tawasul? Manusia sering merasa penuh dosa, sehingga merasa butuh dukungan dari amal shalih atau doa orang mulia agar lebih didengar Allah.

8. Apa dalil tabaruk dengan tempat? Hadis tentang anjuran salat di Maqam Ibrahim atau mengunjungi tiga masjid utama.

9. Bagaimana batasan tabaruk agar tidak berlebihan? Batasannya adalah tidak mencium atau mengusap benda secara berlebihan jika tidak ada tuntunannya, dan tetap menjaga keyakinan tauhid.

10. Apakah tawasul dengan harta dibolehkan? Ya, tawasul dengan amal sedekah adalah salah satu bentuk tawasul dengan amal shalih yang sangat kuat.

Kesimpulan

Tabaruk dan Tawasul adalah bagian dari kekayaan spiritual umat Islam untuk meraih keberkahan. Kuncinya terletak pada kemurnian tauhid.

Jadikanlah amalan ini sebagai penambah semangat dalam beribadah, bukan sebagai pengganti usaha dan doa langsung kepada Allah SWT. Dengan pemahaman yang benar, kita dapat menjemput rahmat Allah melalui jalan-jalan yang telah Dia ridai.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ogah Damai, Wardatina Mawa Tolak Restorative Justive Inara Rusli
• 2 jam laluinsertlive.com
thumb
BPBD Pastikan Seluruh Banjir di Jakarta Sudah Surut Pagi Ini
• 17 jam laludetik.com
thumb
500 Juta Tiket Piala Dunia 2026 Dipesan
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Akan Sepakati Kerja Sama Bangun Kapal Ikan Tangkap dengan Inggris
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Bupati Pati Sudewo Ditangkap OTT KPK, Ini Penjelasan Jubir Soal Status Hukum
• 3 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.