INDUSTRI penerbangan global terus menghadapi tantangan, mulai dari fluktuasi permintaan perjalanan hingga peningkatan standar keselamatan dan efisiensi operasional. Di tengah dinamika tersebut, aspek keselamatan tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi kepercayaan penumpang dan daya saing maskapai di pasar internasional.
Maskapai penerbangan asal Vietnam, Vietjet, kembali masuk dalam daftar maskapai penerbangan teraman di dunia untuk tahun 2026 versi AirlineRatings. Pengakuan ini memperpanjang catatan konsistensi Vietjet dalam menjaga standar keselamatan operasional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain penting di segmen maskapai berbiaya rendah (low-cost carrier) kawasan Asia Tenggara.
Sejak 2018, Vietjet secara konsisten meraih peringkat keselamatan tertinggi 7/7 dari AirlineRatings. Penilaian tersebut dilakukan terhadap lebih dari 320 maskapai global dengan mempertimbangkan berbagai indikator, mulai dari rekam jejak insiden, usia armada, standar pelatihan pilot, hingga hasil audit keselamatan internasional. Untuk penilaian 2026, AirlineRatings juga memberi perhatian lebih pada aspek pencegahan turbulensi, seiring meningkatnya ekspektasi keselamatan dari penumpang.
Baca juga : Vietjet Borong 100 Pesawat Airbus A321neo dan 92 Mesin Trent 7000 Rolls-Royce
CEO AirlineRatings.com Sharon Petersen menilai, kinerja keselamatan Vietjet ditopang oleh kombinasi armada yang relatif muda dan tingkat keandalan operasional yang tinggi.
"Vietjet Air menunjukkan pertumbuhan yang stabil dengan tetap menjaga kesinambungan armada serta tingkat keandalan operasional yang kuat. Hal ini mencerminkan operasional maskapai yang berfokus pada keselamatan," ujar Sharon.
Pengakuan tersebut juga tidak lepas dari kondisi industri penerbangan Vietnam secara keseluruhan. Menurut AirlineRatings, sektor penerbangan Vietnam mencatat hasil terbaiknya dalam audit Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) terkait keselamatan, keamanan, dan efisiensi transportasi udara internasional.
Baca juga : Dorong Ekonomi Kawasan, Chairwoman Vietjet Diberi Gelar Pahlawan oleh Negara
Dari sisi operasional, Vietjet mengoperasikan armada pesawat modern dan hemat bahan bakar dengan tingkat keandalan teknis mencapai 99,72%, salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara. Maskapai ini juga telah mengantongi sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA) serta ISAGO untuk keselamatan operasi darat. Selain itu, Vietjet aktif berpartisipasi dalam berbagai program peningkatan keselamatan yang diinisiasi oleh International Air Transport Association (IATA).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui investasi berkelanjutan pada pelatihan sumber daya manusia, pemeliharaan pesawat, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung keselamatan dan efisiensi operasional. Langkah ini menjadi krusial di tengah persaingan maskapai berbiaya rendah yang semakin ketat, di mana efisiensi harus tetap berjalan beriringan dengan standar keselamatan global.
Pada saat yang sama, Vietjet juga memperkuat kapasitas operasionalnya melalui ekspansi armada. Dalam kurun waktu satu bulan, maskapai ini menambah 22 pesawat baru, yang disebut sebagai ekspansi armada terbesar dalam sejarah perusahaan. Penambahan ini ditujukan untuk mendukung pertumbuhan jaringan penerbangan domestik dan internasional, sekaligus meningkatkan fleksibilitas operasional.
Bagi pasar Indonesia, pencapaian tersebut memiliki relevansi tersendiri. Saat ini Vietjet mengoperasikan empat rute penerbangan langsung yang menghubungkan Jakarta dan Bali dengan Hanoi serta Ho Chi Minh City. Dengan meningkatnya konektivitas udara antara Indonesia dan Vietnam, faktor keselamatan menjadi elemen penting dalam mendorong mobilitas wisatawan maupun pelaku bisnis antarnegara.
Pengakuan dari AirlineRatings ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi upaya Vietjet memperkuat kepercayaan pasar internasional. Di tengah pemulihan industri penerbangan global, konsistensi dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional dinilai akan menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan berkelanjutan maskapai di masa depan. (E-1)





