Menko Polkam Tegaskan Keamanan Siber Adalah Keniscayaan Demi Stabilitas Nasional

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa keamanan siber merupakan tulang punggung negara dan menjadi prasyarat mutlak dalam menjaga stabilitas politik, keamanan nasional, serta keberlanjutan pembangunan.

Hal ini disampaikan Djamari saat membuka kegiatan BSSN Executive Town Hall 2026 yang diselenggarakan di Depok, Jawa Barat, pada Senin, 19 Januari 2026.

Dalam sambutannya, ia menyatakan, "Keamanan siber bukan lagi pilihan, tetapi keniscayaan. Ini adalah prasyarat mutlak untuk menjaga stabilitas politik, keamanan nasional, dan keberlanjutan pembangunan," ungkapnya.

Ancaman Siber Semakin Kompleks di Tahun 2026

Djamari menjelaskan bahwa keamanan siber sangat penting untuk menjaga keamanan data sekaligus memperkuat pertahanan negara dari berbagai bentuk serangan informasi yang kini semakin canggih.

Ia menekankan bahwa ancaman siber bergerak jauh lebih cepat dibandingkan proses penyusunan regulasi yang ada.

Oleh karena itu, ia menyebut dibutuhkan sikap yang adaptif agar berbagai ancaman siber bisa diantisipasi dengan baik oleh semua pihak terkait.

Djamari juga memperingatkan bahwa tantangan keamanan siber pada tahun 2026 akan jauh lebih kompleks dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengidentifikasi bahwa tantangan tersebut mencakup serangan berbasis kecerdasan artifisial (artificial intelligence), komputasi kuantum (quantum computing), serta penggunaan deepfake untuk menyebarkan disinformasi secara masif.

BSSN Diandalkan Jadi Garda Terdepan Hadapi Ancaman Digital

Untuk menghadapi berbagai ancaman tersebut, Djamari mengajak seluruh jajaran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk bergerak cepat dan responsif dalam menjawab tantangan keamanan siber global.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat serta semangat nasionalisme yang tinggi sangat dibutuhkan agar pertahanan negara tetap kokoh dalam menghadapi berbagai bentuk serangan digital.

Djamari juga menyampaikan keyakinannya bahwa BSSN mampu menjadi ujung tombak negara dalam menjaga kedaulatan dunia digital.

"Saya mengajak seluruh personel dan jajaran BSSN untuk terus menjadi garda strategis bangsa," ia mengungkapkan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Raja Malaysia Kecewa Berat Kasus Korupsi di Militer, Ancam Lantik Sersan Jadi Panglima
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cara Refund Tiket Kereta Api yang Terdampak Banjir
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Menhan Pimpin Rapim Kemhan–TNI 2026, Bahas Arah Kebijakan dan Strategi Pertahanan
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Menanti Rivalitas Haaland dan Mbappe di Piala Dunia 2026
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Emiten Sawit (BWPT) Salurkan Tambahan Modal Rp180 Miliar ke Anak Usaha
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.