Gegara Trump, Harga Bitcoin (BTC) Jatuh ke US$92.000

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggapan bahwa bitcoin berfungsi sebagai aset lindung nilai seperti emas kembali terpukul pada Senin (19/1). Hal ini menyusul anjloknya aset kripto tersebut akibat ulah dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dilansir dari Coinmarketcap, Harga bitcoin sempat turun mendekati US$92.000. Ia merosot tajam menyusul ancaman perang dagang baru antara Uni Eropa dan AS.

Baca Juga: Prediksi Kripto 2026: 5 Prakiraan Utama Untuk Bitcoin dan Altcoin

Trump baru-baru ini  menyatakan akan mengenakan pajak impor baru sebesar sepuluh persen terhadap negara-negara yang menentang rencananya untuk mengambil alih Greenland. Negara-negara tersebut mayoritas berasal dari Uni Eropa.

Uni Eropa di sisi lain, menegaskan akan mempertahankan kedaulatan Greenland. Pihaknya menyebut kebijakan tarif baru yang disasarkan kepada pihaknya sebagai ancaman terhadap kemakmuran dan pasar bebas.

Tekanan jual ini menegaskan kuatnya korelasi bitcoin dengan pasar saham, meskipun sebagian pendukungnya kerap menyebut aset kripto tersebut sebagai “emas digital”.

“Bitcoin telah melemah selama lima hari berturut-turut, turun dan kesulitan bertahan di atas US$92.000,” kata Analis Pasar Senior XS.com, Samer Hasn.

Baca Juga: Cathie Wood: Bitcoin Berpotensi Jadi Aset Diversifikasi Utama Investor Institusi

Menurut Hasn, tren penurunan bitcoin didorong oleh kombinasi aksi ambil untung serta pergeseran sentimen ke aset aman seiring meningkatnya risiko politik, ketegangan geopolitik dan perdagangan global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Guru Honorer Dipolisikan Usai Tertibkan Rambut Siswa, Susno Duadji: Polri Harus Tolak Laporan
• 20 jam lalufajar.co.id
thumb
Banjir Kepung 17 Kecamatan di Bekasi, 14.855 KK Terdampak
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pimpin Rapat Kabinet dari London, Prabowo Bahas Penertiban Kawasan Hutan
• 34 menit lalusuara.com
thumb
Polemik Berlanjut, Doktif Kritik Sikap Richard Lee yang Absen Pemeriksaan
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
• 18 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.