Penulis: Tri Cahyo Nugroho
TVRINews – New York, Amerika Serikat
PDB total yang akan dihasilkan tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, diyakini akan tembus 40,9 miliar dolar AS.
Piala Dunia 2026 siap memecahkan semua rekor ekonomi. Turnamen sepak bola internasional utama dunia yang akan berlangsung di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko pada tahun ini tersebut akan menjadi edisi terbesar yang pernah ada dengan menampilkan 48 tim dan 104 pertandingan.
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh OpenEconomics untuk FIFA, Piala Dunia edisi ke-23 ini diperkirakan akan menghasilkan dampak Produk Domestik Bruto (PDB) fantastis, yakni 40,9 miliar dolar AS (sekitar Rp694,4 triliun).
Peningkatan ekonomi global ini akan didorong oleh pemasukan pariwisata, aliran investasi, aktivitas kota tuan rumah, dan efek domino di berbagai sektor seperti transportasi, perhotelan, retail, dan jasa.
Laporan ini juga menyoroti jangkauan ekonomi, sosial, dan budaya yang lebih luas dari ajang tersebut sebagai faktor kunci di balik dampaknya yang luar biasa.
AS, yang akan menjadi tuan rumah sebagian besar pertandingan dan tempat penyelenggaraan terbanyak (11 kota) sementara Meksiko tiga dan Kanada dua kota– praktis akan menerima manfaat terbesar dari dampak ekonomi Piala Dunia 2026.
Di AS saja, Piala Dunia 2026 diproyeksikan menghasilkan tambahan PDB sebesar 17,2 miliar dolar AS, menciptakan tak kurang dari 824 ribu lapangan kerja, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap total output ekonomi sebesar 30,5 miliar dolar AS yang terkait dengan acara tersebut.
Diselenggarakan oleh FIFA, Piala Dunia 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli, dengan total anggaran operasional sebesar 3,8 miliar dolar AS. Anggaran ini akan mencakup penyelenggaraan acara, produksi siaran, layanan tim, logistik, hadiah uang, pemasaran, dan manajemen turnamen secara keseluruhan. Angka tersebut mewakili 27% dari total volume ekonomi yang dimobilisasi oleh Piala Dunia.
Dari segi investasi, persiapan untuk Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menghasilkan investasi modal sebesar 900 juta dolar AS, yang sebagian besar difokuskan pada peningkatan infrastruktur, khususnya untuk stadion yang akan menggelar pertandingan.
Jumlah penonton juga diperkirakan akan mencapai rekor tertinggi. Dengan 16 kota tuan rumah, laporan tersebut memperkirakan total 6,5 juta penonton sepanjang turnamen.
AS sendiri diperkirakan akan menyambut sekitar 1,24 juta pengunjung internasional, termasuk 742 ribu wisatawan tambahan yang terkait langsung dengan acara tersebut.
Jumlah penonton media global juga diproyeksikan mencapai rekor tertinggi. Lebih dari 5 miliar orang diperkirakan akan mengikuti turnamen melalui televisi, platform digital, dan media sosial, menghasilkan lebih dari 700 miliar interaksi di seluruh dunia.
Editor: Redaktur TVRINews




