ADAMUZ, KOMPAS.TV - Dua kereta api berkecepatan tinggi mengalami insiden tabrakan di Spanyol. Akibat kejadian itu, sebanyak 39 orang dilaporkan tewas.
Peristiwa tabrakan tersebut terjadi di Adamuz, Spanyol, pada Minggu (18/1/2026).
Kepolisian Spanyol pada Senin (19/1/2026) menyatakan insiden tersebut terjadi setelah bagian belakang sebuah kereta keluar dari rel. Hal itu menyebabkan kereta lain yang melaju kencang dari arah berlawanan tergelincir.
Baca Juga: Trump Ternyata Kesal Tak Dapat Nobel Perdamaian, Kaitkan dengan Ambisinya Kuasai Greenland
Dilansir dari Associated Press, tabrakan tersebut melemparkan gerbong depan kereta kedua keluar dari jalur rel. Akibatnya, gerbong tersebut jatuh menuruni lereng setinggi 4 meter.
Menurut Presiden Regional Andalusia Juanma Moreno beberapa jasad ditemukan ratusan meter dari lokasi kecelakaan.
Ia menggambarkan puing-puing gerbong sebagai tumpukan logam bengkok, dengan kemungkinan masih ada jasad di dalamnya.
Upaya menemukan jasad korban terus dilakukan dan berlanjur pada Senin. Tidak tertutup kemungkinan jumlah korban tewas meningkat.
Pihak berwenang saat ini tengah fokus pada pemberian dukungan kepada ratusan anggota keluarga yang berduka dan telah meminta mereka untuk memberikan sampel DNA untuk membantu mengidentifikasi korban.
Menurut operator kereta api Adif, tabrakan tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu pukul 19.45 waktu setempat.
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Associated Press
- tabrakan
- kereta api
- bekecepatan tinggi
- spanyol
- 39 orang tewas


