- Pasar keuangan Indonesia berakhir beragam, bursa saham melejit sementara rupiah terpuruk
- Bursa saham global melemah di tengah kekhawatiran mengenai Greenland
- Suku bunga BI dan data ekonomi luar negeri serta domestik akan menjadi penggerak pasar hari ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Perdagangan pasar keuangan pada Senin kemarin (19/1/2026) kembali kontras, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa, tetapi rupiah justru sebaliknya menyentuh rekor terendah dalam sejarah.
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih menghadapi sejumlah tekanan pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
IHSG pada kemarin Senin parkir di posisi 9.133,87, naik 58,47 poin atau 0,64%. Ada sebanyak 377 saham naik, 318 turun, dan 110 sisanya belum bergerak. Nilai transaksi kemarin juga tergolong ramai atau mencapai Rp 35,92 triliun, melibatkan 85,35 miliar saham dalam 3,93 juta kali kali transaksi.
Adapun kapitalisasi pasar ikut terkerek naik menjadi Rp 16.807 atau nyaris setara US$ 1 triliun.
(saw/saw)



