Aktor Adly Fairuz mengaku banyak dirugikan usai digugat terkait dugaan penipuan dalam pengurusan calon anggota Akademi Kepolisian (Akpol).
Kerugian yang paling kentara dirasakan oleh pria 38 tahun itu adalah tak optimalnya sejumlah pekerjaan yang saat ini tengah ia lakukan.
"Kalau kerugian sih banyak. Banyak sekali lah kerugian termasuk pekerjaan juga belum bisa dijalankan dengan optimal gitu kan," kata Adly Fairuz di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Adly Fairuz
Dari kejadian ini, Adly dapat menarik kesimpulan untuk tak lagi terlalu percaya pada seseorang. Ke depan, ia akan berusaha sebaik mungkin untuk memilah dan memilih mana orang yang benar-benar teman terdekat untuknya.
"Ya bersyukur banyak hikmahnya juga. Ini kan seleksi alam, mana yang kawan mana yang lawan. Jadi selalu Bang Aga, Mas Andi bilang jangan terlalu baik lagi sama orang. Kalau gua kan selalu semuanya gua sama ratain semua baik gitu kan," tutur Adly.
"Jadi mulai pilih-pilih gua, banyak evaluasi juga, yang paling menguatkan udah pasti keluarga keluarga dan teman-teman terdekat yang ada di saat kita lagi di proses ujian gitu aja," sambungnya.
Oleh karena itu, Adly berharap masalah ini bisa segera selesai sehingga ia perlahan bisa melanjutkan kembali hidupnya. Adly juga meminta agar publik tak mudah percaya akan pernyataan sejumlah pihak mengenai dirinya, sampai kelak ada putusan dari pengadilan.
"Saya juga bisa ketemu sama anak saya juga gitu kan kalau untuk sekarang ini kan (belum bisa). Jadi sekali lagi mohon doanya dan terakhir buat teman-teman jangan terlalu spekulatif karena framing-framing di media itu kan belum tentu benar adanya," kata Adly.
"Jadi kita tunggu proses hukum yang berjalan saya sangat kooperatif kembali lagi saya akan mengikuti apa proses hukum yang ada itu aja," pungkasnya.
Kasus Dugaan Penipuan yang Menjerat Adly FairuzKasus ini bermula pada awal tahun 2023 saat Abdul Hadi, melalui perantara bernama Agung Wahyono, diperkenalkan kepada Adly yang diklaim bisa membantu meloloskan anaknya ke Akpol.
Korban menyetorkan uang total Rp 3,65 miliar. Setelah gagal dua kali pada 2023 dan 2024, pihak Adly sempat menandatangani akta notaris pada tahun 2025 untuk mengembalikan dana tersebut. Namun, karena hanya dibayar Rp 500 juta dan sisanya menunggak, Abdul Hadi melayangkan gugatan perdata wanprestasi sebesar hampir Rp 5 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Januari 2026.
Selain perdata, kasus ini juga dilaporkan secara pidana ke Polres Metro Jakarta Timur atas dugaan penipuan dan penggelapan. Di sisi lain, Adly Fairuz juga diketahui baru saja resmi bercerai dengan istrinya, Angbeen Rishi, di periode yang bersamaan.



