Bisnis.com, JAKARTA - Lebih dari 30 pantai di pinggiran utara Sydney, Australia telah ditutup menyusul serangan hiu ketiga di kota itu beberapa hari lalu.
Dilansir Bloomberg, Selasa (20/1/2026), Kepolisian New South Wales menyatakan semua pantai di area Northern Beaches ditutup untuk umum usai serangan hiu di daerah tersebut.
Pihak berwenang juga menyampaikan terdapat korban seorang pria, yang diyakini berusia sekitar 20 tahun, berada dalam kondisi kritis setelah digigit hiu di Pantai Manly.
Serangan itu menyusul insiden terpisah pada Senin kemarin di dekat pantai Dee Why. Australian Broadcasting Corp. melaporkan seekor hiu menggigit sebagian papan selancar milik seorang peselancar muda.
Tak hanya itu, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun lainnya juga berada dalam kondisi kritis setelah digigit hiu di pantai Sydney Harbour pada Minggu (18/1/2026).
Data dari Taronga Conservation Society Australia menunjukkan bahwa ini adalah bulan Januari terburuk untuk insiden hiu sejak 2015 di negara bagian terpadat di Australia, di mana insiden semacam itu umumnya jarang terjadi.
Baca Juga
- Australia Keluarkan Peringatan Wabah Campak, Dibawa Penumpang dari Jakarta
- Australia Dikepung Risiko Kebakaran Lahan Seperti di Los Angeles
- Antisipasi Kekeringan, Australia Ekspansi Kapasitas Ubah Air Laut jadi Air Tawar
Luapan air limbah akibat hujan deras akhir pekan lalu menciptakan kondisi lingkungan yang memicu serangkaian serangan hiu, kata pakar hiu dan kebijakan publik Universitas Sydney, Christopher Pepin-Neff.
“Kita melihat ikan umpan yang tertarik pada air limbah dan hiu banteng yang tertarik pada ikan umpan tersebut, dan itu menciptakan skenario yang sangat buruk,” kata Pepin-Neff.
"Limpahan air hujan juga dapat menciptakan semacam awan di muara sungai, dan hiu banteng secara alami tertarik pada area keruh ini untuk mencari makan," kata Victoria Camilieri-Asch, konsultan ahli di Shark Ethology Australia.
Adapun rata-rata 20 orang terluka akibat serangan hiu, dan 2,8 orang tewas di Australia setiap tahunnya dalam dekade terakhir, menurut Basis Data Insiden Hiu Australia dari Taronga Conservation Society Australia.




