Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (20/1/2026). Sejumlah saham berkapitalisasi jumbo seperti DCII, BRPT, atau BUMI tercatat melaju pada pembukaan perdagangan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka menguat 0,24% ke posisi 9.155,35. Dari ratusan konstituen, sebanyak 341 saham menguat, 141 melemah, dan 476 saham stagnan.
Dari jajaran saham berkapitalisasi jumbo, penguatan dipimpin oleh PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) yang naik 4,29% ke Rp229.975. Mengekor di belakangnya, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menguat 2,71% ke Rp3.030 dan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) melejit 6,8% ke level Rp440 per saham.
Selain itu, penguatan juga dialami oleh saham PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) yang naik 0,41% ke Rp1.235, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menguat 0,26% ke Rp3.850, dan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menguat 0,04% ke Rp114.125.
Dari jajaran saham LQ45, penguatan dialami oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang naik 3,40% menjadi Rp426 per saham, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) menguat 1,45% ke Rp1.050, atau saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menguat 0,98% ke Rp3.090.
Penguatan juga dialami oleh saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang naik 0,78% ke Rp1.285, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.(BMRI) menguat 0,50% ke Rp5.025, dan saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) menguat 0,46% ke Rp2.180 per saham.
Sebaliknya, pelemahan dialami oleh saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang terkoreksi 1,95% ke Rp6.275, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) melemah 1,93% ke Rp3.550, atau saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang terkoreksi 1,23% ke Rp1.200 per saham.
Kinerja PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga lesu dengan terkoreksi 1,23% ke Rp8.025, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) terkoreksi 1,14% ke Rp13.000, dan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) melemah 0,99% ke Rp2.000.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, menilai bahwa pada perdagangan hari ini, pasar tengah menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diproyeksikan akan menahan suku bunga di level 4,75%. Pelemahan rupiah juga dinilai bakal menjadi salah satu sentimen pasar hari ini.
Dia memprediksi, IHSG akan menguji level resistance pada area 9.150 dan level support pada area 9.100.
“Katalis tambahan dari kebijakan pemerintah di sektor tekstil, komoditas, waste to energy dan perbankan dapat dijadikan opsi katalis tematik yang mendorong pergerakkan harga,” katanya dalam riset yang dipublikasikan Selasa (20/1/2026).
Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyampaikan IHSG kemarin ditutup naik 0,64%, tetapi disertai dengan net sell asing sekitar Rp543 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, GOTO, TLKM, ARCI dan INDY.
“IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini sepanjang kuat di atas 9.100 dengan support 9.040–9.100 dan resistance 9.170–9.200,” paparnya.
Pada hari ini, BNI Sekuritas menyarankan investor untuk mencermati saham RATU, BUMI, PGAS, CPRO, ADRO, dan OASA sebagai trading idea.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


