BMKG Peringatkan Rob dan Cuaca Ekstrem di 20 Wilayah Jawa Tengah

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Semarang: Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di 20 daerah di Jawa Tengah, pada Selasa, 20 Januari 2026, yang membawa dampak bencana hindrometeorologi. Selain itu, masyarakat pesisir diminta waspada air laut pasang (rob) di perairan utara dan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan selatan Jawa Tengah. 

Mengutip Media Indonesia, pada pagi hari, cuaca umumnya berawan dan hujan ringan di daerah Pantura bagian tengah. Kemudian, memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata di Jawa Tengah, bahkan 20 daerah di antaranya berpotensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.

 Cuaca berkabut dan berawan tebal menyelimuti Gunung Slamet hingga sejumlah daerah di lereng gunung tersebut berpotensi cuaca ekstrem Selasa (20/1)

Selanjutnya, air laut pasang (rob) dengan ketinggian 1 meter diprediksi terjadi pukul 19.00-23.00 WIB di perairan utara hingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah. Kemudian, gelombang tinggi 2,5-4 meter diprakirakan terjadi di perairan selatan dan utara 1,25-2,5 meter disertai hujan badai.

"Waspada terhadap gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan Jawa Tengah, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun penyeberangan antar pulau," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Usman Effendi, Selasa, 20 Januari 2026.

Usman menerangkan rob yang masih berlangsung di perairan utara juga berdampak banjir di daerah Pantura Jawa Tengah. Bahkan, banjir yang saat ini merendam sejumlah daerah sulit untuk suruh sehingga mengganggu aktivitas warga.

Baca Juga :

Indonesia Masih Dikepung Hujan, BMKG: Waspada Petir dan Angin Kencang
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N mengatakan cuaca ekstrem masih berpotensi di 20 daerah di Jawa Tengah pada Selasa, 20 Januari 2026. Dia meminta warga waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

Arif mengungkap daerah berpotensi kembali terjadi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Kudus, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

"Daerah lainnya berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, angin berhembus dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara 60-95 persen," ujar Arif. (MI/Akhmad Safuan/AS)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiga Sekolah Rakyat 3T Beroperasi di Kepri
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
BI Konfirmasi Pengunduran Diri Juda Agung, DPR Segera Gelar Fit and Proper Test
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
MK Tegaskan Perlindungan Khusus Wartawan untuk Cegah Kriminalisasi Pers
• 42 menit lalubisnis.com
thumb
Menuju Industri 5.0: Mengapa Industri 4.0 Tidak Cukup?
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Wakil Kepala BGN Bantah Anggaran MBG dari Potongan Dana Pendidikan: Saya Sudah Tanya Menkeu
• 5 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.