Tiga Sekolah Rakyat 3T Beroperasi di Kepri

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM — Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut tiga Sekolah Rakyat telah beroperasi di wilayah 3T Kepulauan Riau. Operasional ini menandai perluasan akses pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

“Kepri tahun ini sudah ada tiga yang beroperasi. Untuk lainnya sedang proses,” kata Saifullah Yusuf di Batam, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga
  • Menteri PPPA Ungkap Rahasia Sekolah Rakyat yang Jadi Penyelamat Keluarga Rentan
  • Penajam Paser Utara Mulai Operasikan Sekolah Rakyat Rintisan
  • 166 Sekolah Rakyat Beroperasi, Pemerintah Tegaskan Pendidikan Prioritas Utama  

Sekolah Rakyat tersebut berada di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Natuna, dan Kota Tanjungpinang. Pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat. “Untuk daerah 3T buktinya di Anambas ada, di Natuna ada,” kata Saifullah Yusuf.

Saifullah Yusuf menyebut program ini berjalan atas arahan Presiden Prabowo Subianto dan diterapkan di berbagai wilayah Indonesia. Sekolah Rakyat juga telah beroperasi di Maluku, Sulawesi Selatan, dan Papua. “Dari Sabang sampai Merauke Insya Allah ada,” ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Kapasitas peserta didik di setiap Sekolah Rakyat menyesuaikan ketersediaan gedung dan sarana prasarana. Jumlah siswa berkisar antara 50 hingga 200 anak per sekolah.

Program ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tenaga pendidik direkrut melalui seleksi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Guru yang mengikuti seleksi merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru. “Yang bisa ikut seleksi adalah mereka yang telah mengikuti PPG,” kata Saifullah Yusuf.

Kementerian Sosial berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan pemerintah daerah untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat. Koordinasi mencakup infrastruktur, transportasi, dan layanan pendukung.

“Ada Kementerian Perhubungan, Kementerian PU, gubernur, bupati, wali kota, semuanya terlibat dalam satu tim besar,” kata Saifullah Yusuf.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
IPR Kuansing Masuk Tahap Legal, Aparat Siap Awasi 30 Blok Tambang Rakyat
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Sita Duit Miliaran, KPK Duga Sudewo Mematok Harga untuk Jabatan Tertentu
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Kena OTT KPK, Wali Kota Madiun: Saya Tak Lelah Bangun Kota Madiun
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Valentino Garavani Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pintu Masuk Stasiun MRT Mulai Dibangun, Harmoni Bisa Jadi Kawasan TOD
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.