Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan, sektor transportasi menjadi salah satau penentu keberhasilan pencapaian target untuk penurunan emisi nasional. Sehingga, dibutuhkan keterlibatan aktif generasi muda sebagai agen perubahan.
Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Haruka Agustina mengatakan, pengembangan kepemimpinan mahasiswa dibidang transportasi berkelanjutan menjadi langkah yang strategis untuk mendorong aksi mitigasi perubahan iklim yang konkret dan berkelanjutan.
Advertisement
"Sektor transportasi merupakan salah satu kontributor utama emisi gas rumah kaca. Karena itu, diperlukan pemimpin-pemimpin muda yang mampu menghadirkan gagasan, inovasi, dan aksi nyata untuk mendorong transformasi menuju transportasi rendah emisi," ujar Haruka, dikutip dari Antara, Selasa (20/1/2026).
Haruka juga menjelaskan, komitmen Indonesia dalam penurunan dalam emisi telah tertuang dalam Nationally Determined Contribution (NDC) sebagai peta jalan pembangunan rendah karbon.
Dalam kerangka tersebut, bagi sektor transportasi menjadi subsektor strategis yang menuntut perubahan pola mobilitas masyarakat, termasuk dalam peralihan ke angkutan umum, integrasi antarmoda, elektrifikasi kendaraan, dan juga penguatan moda berjalan kaki dan bersepeda.
"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk mencapai target penurunan emisi tersebut, sampai kolaborasi dengan akademisi, dunia usaha, masyarakat sipil, dan juga generasi muda yang menjadi kunci," ucap Haruka.



