PT MRT Jakarta (Perseroda) mulai membangun entrance atau pintu masuk Stasiun MRT Harmoni, Jakarta Pusat. Gubernur Jakarta Pramono Anung menargetkan nantinya kawasan Harmoni juga bisa jadi Transit Oriented Development (TOD).
Harmoni memang bisa jadi kawasan TOD karena banyaknya kantor-kantor pemerintahan yang dekat dengan lokasi itu.
“Ada Mensesneg, Menseskab, kemudian kantor KSP, dan beberapa kantor yang ada di jalan-jalan yang dekat dengan Istana. Pasti mereka akan menggunakan stasiun ini,” kata Pramono dalam groundbreaking entrance Stasiun MRT Harmoni, Jakarta Pusat pada Selasa (20/1).
Selain itu, Pramono melihat dengan keberadaan Stasiun MRT Harmoni, maka pusat-pusat bisnis yang ada di sekitarnya juga dapat hidup kembali.
“Seperti kita ketahui bersama, daerah ini dulunya adalah salah satu pusat bisnis kita di Harmoni ini. Ini dulu adalah pusat bisnis yang sangat strategis di Jakarta ini sampai dengan Gajah Mada Plaza, semuanya ada di sini,” ujarnya.
Entrance Stasiun MRT Harmoni dibangun di kawasan Duta Merlin. Direktur PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menjelaskan Stasiun MRT Harmoni nantinya akan memakan area seluas 2.186 meter persegi di area tersebut. Transportasi ini akan tersambung sampai kawasan Kota Tua pada tahun 2029.
“Target operasi Pak Gubernur kami targetkan lanjut 2029 dari Harmoni sampai dengan Kota (tua), sementara tahun 2027 lanjut dari Bundaran HI sampai Stasiun Monas,” kata Tuhiyat.
Terkait spesifikasi, Stasiun MRT Harmoni akan memiliki panjang 252 meter, lebar 18 meter dan berada di kedalaman 17 meter di bawah tanah dengan dua lantai. Nantinya, stasiun tersebut juga akan terintegrasi dengan Halte TransJakarta Harmoni.
Dengan adanya pembangunan MRT Fase 2A, Tuhiyat juga menjelaskan MRT memiliki kebutuhan tambahan trainset yakni 8 trainset jika sampai Stasiun MRT Kota Tua dan 14 trainset untuk sampai Stasiun MRT Ancol. Untuk itu, rencananya MRT juga akan memiliki depo di Ancol.
“Mau tidak mau memang harus ada depo. Untuk sekarang ini train kita sampai dengan saat ini kita proyeksikan sekarang sedang dalam proses FS itu ada di ujung utara. Jadi kerja sama dengan Jaya Ancol,” ujarnya.




