GenPI.co - Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh menyebut 91.962 jiwa atau 24.426 kepala keluarga (KK) korban bencana Aceh, masih di tempat pengungsian.
“Pengungsi tersebar di 988 lokasi pengungsian di sejumlah kabupaten dan kota,” kata Jubir Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh Murthalamuddin, dikutip Selasa (20/1).
Data Posko mencatat banjir dan tanah longsor yang melanda akhir November 2025, berdampak pada 2.584.067 jiwa atau 670.826 KK.
Peristiwa itu, menyebabkan 561 orang meninggal dunia dan 30 orang dinyatakan hilang. Pengungsi yang masih bertahan di Aceh Utara, ada 33.261 jiwa atau 9.252 KK.
Mereka tersebar di 210 lokasi pengungsian. Kemudian, jumlah pengungsi di Kabupaten Gayo Lues, ada 18.944 jiwa atau 5.571 KK di 7 titik.
Kabupaten Pidie Jaya mencatat 14.794 jiwa (4.037 KK) yang tersebar di 38 lokasi pengungsian.
Aceh Tamiang mencatat 6.052 jiwa atau 707 KK pengungsi yang tersebar di 513 lokasi. Aceh Tengah ada 5.306 jiwa (1.075 KK) di 61 tempat.
Kemudian pengungsi di Bireuen, ada 4.897 jiwa (1.397 KK) di 59 lokasi. Sisanya, ada di Aceh Timur, Nagan Raya, dan Bener Meriah.
Murthala menyampaikan ada tujuh daerah yang melaporkan sudah tak ada titik pengungsian, yakni Aceh Selatan.
Daerah lainnya, yakni Subulussalam, Langsa, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.
“Penyaluran logistik, layanan dapur umum, terus diperkuat, supaya kebutuhan pengungsi terlayani,” ucapnya. (ant)
Tonton Video viral berikut:



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5415669/original/068171900_1763387828-1000245410.jpg)